"Ada rencana IPO, dengan target dana Rp 300-500 miliar," jelas Direktur Utama Sarinah Jimmy M Rifai Gani, saat ditemui di Hotel Kempinski Jalan MH Thamrin Jakarta, Selasa (27/7/2010).
Menurut Jimmy, perseroan baru akan melakukan IPO saat kinerja mereka sudah lebih baik dari posisi saat ini. Maka diformulasikan jadwal IPO di tahun 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga akhir tahun 2010 perseroan menargetkan pendapatan Rp 400 miliar, dengan laba bersih Rp 25 miliar. Pendapatan terbesar masih ditopang oleh lini bisnis retail yang mencapai 50%. Sisanya trading dan properti.
"Kita sudah masuk ke kakao, komoditas. Dan ke depan kita hanya punya dua lini, retail dan ekspor," tegasnya.
Jimmy menambahkan, perseroan ingin mengajak rekan BUMN lain untuk menjadi penjamin emisi atas IPO Sarinah. "Ini kan sinergi perusahaan (BUMN). Tapi belum sampai teknis seperti itu," papar Jimmy.
(wep/ang)











































