Rights Issue Bakrieland Sudah Terserap 80%

Rights Issue Bakrieland Sudah Terserap 80%

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Kamis, 29 Jul 2010 11:45 WIB
Rights Issue Bakrieland Sudah Terserap 80%
Jakarta -

Rights issue milik PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) sudah terserap 80% dari target raupan dana Rp 3,2 triliun. Pembelinya berimbang antara investor lokal dan asing.

"Dari informasi terakhir yang kami terima dari Danatama selaku penjamin emisi, total emisi sudah tercatat 80%," ujar Direktur Utama Bakrieland Hiramsyah S Thaib di Hotel JW Marriot, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (29/7/2010).

Ia mengatakan, peminat rights issue tersebut berasal dari investor asing dan lokal dengan porsi yang berimbang. Namun sayangnya, ia tidak merinci porsi antara asing dan lokal tersebut dengan lebih detail.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hiramsyah menambahkan, masuknya investor asing dalam aksi korporasi yang dilakukan anak usaha Grup Bakrie ini merupakan hasil dari roadshow yang dilakukannya ke sejumlah tempat di Amerika beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya, dalam waktu dekat emiten berkode ELTY itu akan kembali menggelar roadshow, kali ini tempatnya tidak terlalu jauh, hanya di Singapura.

"Di Singapura kita diundang oleh BNP Paribas bulan depan untuk presentasi di sana. Setelah puasa di bulan September diundang juga oleh UBS ke Singapura lagi. Kita juga bakal ke Eropa setelah itu," imbuhnya.

Ekuitas dan aset perseroan, kata Hiramsyah, akan menjadi yang terbesar di Indonesia pasca rights issue tersebut. Jumlahnya masing-masing mencapai Rp 7,7 triliun dan Rp 15 triliun.

"Pasar properti di Indonesia ini akan tumbuh dengan sangat baik, terbukti dengan penyerapan KPR yang tinggi. Untuk itu kita terus butuh dukungan pasar modal dalam hal pendanaan," ujarnya.

Tol Ciawi-Sukabumi Mulai Dibangun Awal 2011

Pada kesempatan yang sama, Hiramsyah mengatakan, pengerjaan konstruksi proyek jalan Tol Ciawi-Sukabumi sudah bisa dilakukan di triwulan I-2010. Saat ini, proses pembebasan tanah sedang berlangsung.

"Kita targetkan kuartal I (2010) sudah selesai (pembebasan tanah), setelah itu langusng bangun konstruksi," jelasnya.

Perusahaan swasta itu menggandeng BUMD Jawa Barat, PT Jasa Sarana dan pemegang konsensi tolnya, PT Bukaka dalam mengerjakan proyek ruas tol Ciawi-Sukabumi tersebut. Rencananya, perseroan akan menguasai kepemilikan saham sebanyak 60 persen, Jasa Sarana 25 persen dan Bukaka 15 persen dari ruas tol tersebut.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads