IHSG Tembus 3.100, Rupiah pun Terus Menguat

IHSG Tembus 3.100, Rupiah pun Terus Menguat

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 30 Jul 2010 09:43 WIB
IHSG Tembus 3.100, Rupiah pun Terus Menguat
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak acuhkan sentimen negatif bursa regional dan aksi profit taking dengan membuat rekor baru memembus level 3.100. ISHG dibuka melemah 4 poin, namun setelah itu langsung naik tipis 3 poin memasuki level 3.100.

Sementara itu nilai tukar rupiah dibuka kembali menguat di posisi Rp 8.950 per Dolar Amerika Serikat (AS) dibandingkan dengan penutupan kemarin di posisi Rp 8.975, per Dolar AS.

Membuka perdagangan Jumat (30/7/2010), IHSG langsung melemah tipis 4,402 poin (14%) ke level 3.092,414. Indeks LQ 45 juga melemah 1,121 poin (0,19%) ke level 595,715.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga pukul 9.40 waktu JATS, IHSG berhasil rebound dengan naik tipis 3,535 poin (0,11%) ke level 3.100.351. Sedangkan Indeks LQ 45 juga naik 0,444 poin (0,07%) ke level 597,280.

IHSG sepertinya belum mau lengser dari posisi puncaknya, padahal pada perdagangan Kamis kemarin, IHSG ditutup melompat hingga 39,341 poin (1,29%) ke level 3096,816.

Angka tersebut merupakan rekor tertinggi karena capaian terbaik IHSG secara intraday dicapai pada perdagangan 28 Juli kemarin, ketika IHSG berhasil menembus titik tertinggi di 3064,789 sebelum akhirnya ditutup pada level 3057,47.

Melemahnya bursa-bursa regionaldan aksi profit taking sepertinya hanya dianggap angin lalu, buktinya IHSG terus menanjak berharap mencetak rekor baru lagi..

Seluruh bursa regional pagi ini masuk zona merah:

  • Indeks Komposit Shanghai turun 9,83 poin (0,37%) ke level 2.638,29  
  • Indeks Hang Seng turun 64.40 poin (0,31) ke level 21.029,42
  • Indeks Nikkei 225 turun 145,84 poin (1,50%) le levell 9.550,18   
  • Indeks Straits Times turun 11,53 poin (0,38%) ke level 2.986,12    

Sementara nilai tukar rupiah dibuka kembali menguat di posisi Rp 8.950 per Dolar AS dibandingkan dengan penutupan kemarin di posisi Rp 8.975, per Dolar AS. Posisi rupiah saat ini menembus rekor posisi terkuat sejak Juni 2007 lalu.

(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads