"Kinerja sepanjang 2010 seiring dengan makin positifnya sektor properti Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang terus membaik disertai dengan tingkat inflasi yang terkendali akan mendorong permintaan residensial dan komersial ke depan," jelas Presiden Direktur, Harry Budi Hartanto dalam siaran persnya, Rabu (4/8/2010).
Pendapatan usaha hingga akhir Juni 2010 mencapai Rp 607 miliar, tumbuh 12,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Rp 536 miliar. Pertumbuhan pendapatan didorong oleh peningkatan penjualan segmen residensial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi kas Perusahaan pun mencapai Rp 1,02 triliun, naik 12% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Debt to Equity rasio BSDE juga menurun 37% menjadi 0,24 kali, pada semester-I ini.
"Ini memberikan ruang bagi BSDE untuk melakukan investasi dan ekspansi," ungkap Harry.
Pada Juli 2010, perseroan telah meluncurkan dua sub-kluster yaitu Ultimo yang merupakan bagian dari Foresta dan VerdantView, bagian dari The Icon. BSDE juga tengah mengembangkan BSD City tahap II dengan luas area 2.000 ha.
(wep/ang)










































