"Fokus pada land bank yang ada, setelah tiga perusahaan yang kita approach, tidak memenuhi kriteria," ungkap Direktur Keuangan BW Plantation Iman Faturachman di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD Jakarta, Kamis (5/8/2010).
Hingga akhir tahun, perseroan menargetkan volume produksi CPO mencapai 105.089 ton, atau meningkat 10-15% dibanding posisi akhir tahun 2009, 91.382 ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk volume jual CPO di paruh pertama 2010, mencapai 39.438 ton, turun 16,8% dari periode yang sama tahun lalu, 47.426 ton.
Pabrik pengolah CPO pun siap ditambah, dengan pembangunan yang dimulai pada akhir 2010. Lokasi pabrik berada di Kalimantan Tengah dengan produksi 30-45 ton per jam, dan investasi US$ 9 juta.
"Pabrik lain dibangun di 2011, lokasi Kalimantan Timur, dengan kapasitas 60 ton TBS (Tandan Buah Segar) per jam," imbuh Iman.
(wep/ang)










































