"Dari tahun 2006 sampai sekarang kita sudah pakai dana sekitar US$ 180 juta untuk pengembangan blok 47," ujar Direktur Operasi Medco Lukman Mahfoedz di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Jumat (6/8/2010).
Ia mengatakan, dengan dana sebesar itu, perseroan sudah melakukan pengeboran 22 sumur terdiri dari 18 sumur eksplorasi dan 4 sumur appraisal. Dari 18 sumur, perusahaan migas itu sudah menemukan cadangan di 15 sumur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Lukman, komersialisasi Area 47 itu akan dilakukan tahun ini setelah itu dilanjutkan dengan pengembangan produksi. Ia menaksir, pada awal produksi, emiten berkode MEDC itu bisa memproduksi hingga 50.000 barel per hari.
Ia mengatakan, jangka waktu dari komersialisasi hingga pengembangan produksi diperkirakan memakan waktu 3 tahun, sehingga blok tersebut diperkirakan baru akan berproduksi tahun 2014 mendatang.
(ang/dnl)











































