Pelemahan IHSG terjadi dalam transaksi yang cukup sepi. Layaknya investor global lainnya, pelaku pasar tampaknya menunggu hasil dari pertemuan Bank Sentral AS yang akan berlangsung malam ini. Investor akan menunggu apakah ada kebijakan lanjutan dari The Fed untuk menggerakkan lagi perekonomian AS.
Mengawali perdagangan, IHSG langsung melemah 5,323 poin (0,17%) ke level 3.077,275. IHSG terus konsisten melemah hingga pada sesi I ditutup turun 19,578 poin (0,64%) ke level 3.063,020.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara nilai tukar rupiah ditutup melemah ke level 8.955 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 8.930 per dolar AS.
Seluruh bursa-bursa regional mengalami koreksi:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 77,26 poin (2,89%) ke level 2.595,27.
- Indeks Hang Seng melemah 327,99 poin (1,50%) ke level 21.473,60.
- Indeks Nikkei-225 melemah 21,44 poin (0,22%) ke level 9.551,05.
- Indeks Straits Times melemah 11,52 poin (0,38%) ke level 2.983,54.
Perdagangan berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 74.008 kali pada volume 3166 juta lembar saham senilai Rp 2,968 triliun. Sebanyak 59 saham naik, 132 saham turun dan 77 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 1.300 menjadi Rp 47.500, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 8.400, United Tractor (UNTR) turun Rp 150 menjadi Rp 19.550, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 350 menjadi Rp 21.100, BCA (BBCA) turun Rp 150 menjadi Rp 6000.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Semen Gresik (SMGR) naik Rp 50 menjadi Rp 8.700, Trada Maritime (TRAM) naik Rp 10 menjadi Rp 580, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 50 menjadi Rp 650.
(qom/qom)











































