Hingga saat ini perseroan masih melakukan studi untuk memformulasikan sumber tenaga yang tepat untuk mendukung power plant ini. Perseroan pun belum mengetahui, kapan pembangunan pembangkit ini dapat direalisasikan.
"Kami masih lakukan riset untuk mencari sumber terbaik," jelas Corporate Secretary BCIP Yusli kepada detikFinance di Jakarta, Senin (16/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayang, Yusli pun belum mau mengungkapkan nilai investasi untuk power plant ini. "Belum bisa dibilang, karena masih riset," katanya.
Namun, Direktur Operasional dan Perencanaan BCIP Rudi Wijaya sebelumnya pernah mengungkapkan, perseroan sedang menjajaki kerja sama dengan perusahaan China untuk berinvestasi di pembangunan power plant ini. (wep/dro)











































