IHSG dibuka turun ke level 3.103,366 dan kemudian sempat melemah cukup dalam ke level 3.084,986, turun 21 poin dari penutupan sebelumnya di level 3.105,350.
Tekanan jual yang melanda bursa-bursa saham Asia sempat membuat IHSG ikutan terpuruk di zona merah. Untungnya, mendadak saham-saham Bakrie 7 menguat tajam dipimpin saham Bumi Resources (BUMI) yang sempat naik 17%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks saham Konsumsi menguat lebih dari 2%, indeks saham pertambangan dan indeks saham industri dasar naik 1%. Penguatan ini memantapkan IHSG menapak di zona hijau.
Pada perdagangan kemarin, IHSG mencetak rekor baru di level 3.105,350. Pada perdagangan hari ini, IHSG kembali mencetak rekor tertinggi baru.
Kendati demikian, transaksi asing mencatat jual bersih (foreign net sell) tipis sebesar Rp 69,875 miliar.
Pada perdagangan Jumat (20/8/2010), IHSG ditutup naik 12,370 poin (0,39%) ke level 3.117,720. Indeks LQ45 juga menguat 2,271 poin (0,38%) ke level 592,164.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 116.214 kali pada volume 5,598 miliar lembar saham senilai Rp 4,323 triliun. Sebanyak 120 saham naik, 81 saham turun dan 96 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia seluruhnya melemah:
- Indeks Shanghai melemah 45,67 poin (1,70%) ke level 2.642,31.
- Indeks Hang Seng turun 90,64 poin (0,43%) ke level 20.981,82.
- Indeks Nikkei-225 turun 183,30 poin (1,96%) ke level 9.179,38.
- Indeks Strait Times turun 17,76 poin (0,60%) ke level 2.929,01.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.750 ke Rp 40.050, Indocement (INTP) naik Rp 650 ke Rp 18.250, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 600 ke Rp 40.100, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 210 ke Rp 1.500.
Sedangkan saham-saham yang mengalami koreksi antara lain Petrosea (PTRO) turun Rp 700 ke Rp 18.500, United Tractors (UNTR) turun Rp 250 ke Rp 18.700, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 ke Rp 16.350. Telkom (TLKM) turun Rp 200 ke Rp 8.800.
Β
(dro/qom)











































