IHSG dibuka turun tipis ke level 3.128,438 dan berbalik arah menguat ke level 3.145,115, naik 17 poin dari penutupan sebelumnya di level 3.128,734.
Pergerakan IHSG hari ini cukup fluktuatif dengan membentuk dua titik lembah dan 1 titik puncak. IHSG mengawali perdagangan di zona negatif lantaran terseret tekanan jual bursa-bursa regional Asia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelemahan tajam indeks-indeks bursa saham Eropa dengan rata-rata lebih dari 1% ikut membuat IHSG terpuruk. Saham-saham Eropa terpuruk lantaran kekhawatiran tentang proyeksi ekonomi global yang membuat saham-saham migas Eropa jatuh cukup dalam. Indeks Nikkei 225 pun jatuh ke bawah level 9.000.
Saham sektor pertambangan melemah tajam pada perdagangan hari ini, diikuti dengan koreksi saham-saham konsumsi, infrastruktur dan lainnya. IHSG pun mengakhiri penguatan yang telah terjadi selama 4 hari berturut-turut.
IHSG bergerak dalam rentang 3.099,915 hingga 3.145,115 pada perdagangan hari ini.
Transaksi asing mencatat pembelian bersih (foreign net buy) tipis sebesar Rp 78,863 miliar.
Pada perdagangan Selasa (24/8/2010), IHSG ditutup melemah 13,795 poin (0,44%) ke level 3.114,939. Indeks LQ45 juga melemah 3,212 poin (0,54%) ke level 590,782 .
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 137.240 kali pada volume 5,508 miliar lembar saham senilai Rp 4,036 triliun. Sebanyak 82 saham naik, 127 saham turun dan 87 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia ikutan berbalik arah ke zona merah:
- Indeks Shanghai naik 10,94 poin (0,41%) ke level 2.650,31.
- Indeks Hang Seng turun tajam 230,30 poin (1,10%) ke level 20.658,71.
- Indeks Nikkei-225 turun 121,55 poin (1,33%) ke level 8.995,14.
- Indeks Strait Times melemah tipis 1,18 poin (0,04%) ke level 2.924,81.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Merck (MERK) naik Rp 7.000 ke Rp 80.000, Indomobil (IMAS) naik Rp 750 ke Rp 3.825, Tri Polyta (TPIA) naik Rp 400 ke Rp 2.550, BRI (BBRI) naik Rp 250 ke Rp 9.800.
Sedangkan saham-saham yang mengalami koreksi antara lain BTPN turun Rp 900 ke Rp 10.200, Astra International (ASII) turun Rp 750 ke Rp 49.000, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 550 ke Rp 19.550, Unilever (UNVR) turun Rp 450 ke Rp 16.500.
Â
Â
(dro/qom)











































