Wall Street Terendah dalam 7 Pekan

Wall Street Terendah dalam 7 Pekan

- detikFinance
Rabu, 25 Agu 2010 07:27 WIB
Wall Street Terendah dalam 7 Pekan
New York - Saham-saham di bursa Wall Street melemah ke titik terendahnya dalam 7 pekan terakhir, akibat anjloknya penjualan rumah. Hal itu semakin memicu kekhawatiran investor seputar pemulihan ekonomi yang tak kunjung tuntas.

Pada perdagangan Selasa (24/8/2010), indeks Dow Jones ditutup melemah 133,96 poin (1,32%) ke level 10.040,45. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 15,49 poin (1,45%) ke level 1.051,87 dan Nasdaq melemah 35,87 poin (1,66%) ke level 2.123,76.

Indeks Dow Jones sempat turun ke bawah level psikologis 10.000 sesaat setelah National Association of Realtors melaporkan anjloknya angka penjualan rumah selama Juli hingga titik terendah sejak Mei 1995. Angka penjualan lebih rendah 25,5% dibandingkan penjualan pada Juli 2009 yang sebesar 5,14 juta unit.Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apa yang benar-benar mendorong kami adalah perasaan tentang proyeksi ekonomi yang sedikit terpisah-pisah," ujar Bernie McSherry, senior vice president Cuttone & Co seperti dikutip dari Reuters, Rabu (25/8/2010).

"Laporan itu akan tetap menjadi penyeret pertumbuhan terutama sekarang kita mulai melihat perlambatan kembalinya perekonomian AS," ujar Lindsay Piegza, analis dari FTN Financial seperti dikutip dari AFP.

Saham-saham yang sensitif terhadap kondisi perekonomian langsng merosot. Saham Boeing tercatat turun hingga 3,7%, demikian pula saham perbankan yang anjlok dengan indeks KBW Bank turun 2,2%.

Saham-saham konstruksi juga mencapai titik terendahnya. Indeks perumahan PHLX tercatat turun 1,1% setelah sempat merosot hingga 3%.

Perdagangan berjalan moderat dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 8,38 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar lembar saham.


(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads