PT Garuda Indonesia siap seleksi enam sekuritas asing untuk menjadi agen penjual penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO). Perseroan hanya akan memakai dua sampai tiga agen penjual saja.
Menurut Deputi Kementerian BUMN Bidang Privatisasi dan Restrukturisasi Mahmudin Yasin, penyaringan agen penjual di luar negeri akan diputuskan pekan depan.
"Pekan depan akan kita putuskan, tapi nama-namanya belum bisa disebutkan," katanya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (27/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keenam sekuritas asing tersebut adalah:
- Deustche Bank
- Credit Suisse
- Citibank
- UBS
- Goldman
- Merryl Lynch
"Sekarang masih mereka proses, belum disampaikan ke kami (Kementerian BUMN)," ujarnya.
Seperti diketahui, Garuda berniat melepas maksimal 30 persen sahamnya ke publik. Target dana yang bisa diraup BUMN aviasi itu sekitar US$ 200-300 juta.
Dalam aksi korporasi ini, maskapai pelat merah itu sudah menunjuk tiga underwriter untuk menjadi penjamin emisi yaitu PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas.











































