Demikian disampaikan Corporate Secretary ADMF, Yuky Handajono kepada detikFinance di Jakarta, Senin (30/8/2010).
"Kita segera dapat komen (pra-efektif) dari Bapepam-LK (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan) Senin atau Selasa. Sekitar 10% untuk bunga yang perseroan tawarkan," jelas Yuky.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akan ada tiga, 18 bulan, 24 bulan dan 36 bulan. Kita tidak pakai tenor yang panjang, karena hanya menyesuaikan saja. Nilai yang didaftarkan ke Bepapam juga Rp 1,5 triliun," tegas Yuky.
Adira pun, lanjutnya, telah menunjuk PT Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Securities, dan PT HSBC Securities sebagai penjamin emisi obligasi.
Dana hasil penerbitan obligasi, akan dipergunakan untuk pembiayaan motor dan mobil. Memang pertumbuhan pembiayaan sedang melaju, seiring penjualan kendaraan nasional. Saat ini porsi pembiayaan roda dua perseroan mencapai 70% dan sisanya mobil 30%.
Perseroan pun mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 21,59% di semester I-2010, menjadi Rp 710,617 miliar dari sebelumnya Rp 584,428 miliar. Meski pendapatan turun tipis 3,09% menjadi Rp 1,783 triliun, dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,840 triliun.
Â
Â
(wep/dro)










































