Selain dijadikan museum, trading floor itu juga akan digunaka untuk perluasan galeri, tempat seremonial, tempat pelatihan dan pendidikan untuk sekolah pasar modal dan ruang simulasi perdagangan.
Demikian disampaikan Direktur Utama BEI Ito Warsito di kantornya, SCBD Jakarta, Selasa (31/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perombakan ini didasarkan atas semakin banyaknya perusahaan sekuritas melakukan perdagangan di luar lantai bursa. Apalagi teknologi yang semakin maju memungkinkan sekuritas menawarkan fasilitas brokerage secara realtime (online trading).
"Penggunaannya tidak seimbang dengan luas tempatnya. Akan diganti dengan museum pasar modal, tempat seremonial,Β pelatihan dan pendidikan untuk sekolah pasar modal dan ruang simulasi perdagangan yang dapat diakses tamu-tamu dalam setiap kunjungan ke BEI," tegas Ito.
(wep/qom)











































