Demikian diungkapkan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo dalam pembahasan asumsi makro RAPBN-2011 bersama Komisi XI DPR-RI di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Rabu (01/09/2010).
"Nilai tukar rupiah terapresiasi 4,13% dari Rp 9.404/US$ pada akhir 2009 menjadi Rp 9.016 pada 27 agustus 2010," ujar Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Agus mengatakan, tahun depan nilai tukar rupiah diproyeksikan akan berada pada level Rp 9.300/US$.
Selain itu, Agus mengatakan sampai 27 Agustus arus modal asing yang masuk ke pasar saham juga mengalami kenaikan. "Sampai dengan 27 Agustus 2010, Net Capital Inflow saham tercatat sebesar Rp 14,68 triliun," tukasnya.
(dru/dnl)











































