Hal ini diutarakan Direktur Utama CIMB Niaga, Arwin Rasyid usai silaturahmi pasca Hari Raya Lebaran di Bank Indonesia (BI), Jalan Budi Kemuliaan, Jakarta, Selasa (14/9/2010).
"Yang kami akan terbitkan, obligasi. Sebelum akhirnya tahun," ungkap Arwin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita terbitkan dua-duanya. Kita butuh pendanaan lebih banyak untuk menjaga CAR di 14%. Subdebt pertama sudah kemarin Rp 1,3 triliun. Belum pasti jumlahnya berapa,," papar Arwin.
Sementara itu, terkait aturan baru yang mengharuskan tingkat Loan to Deposit Ratio (LDR) bank berada di kisaran 78%-100%, yang diterbitkan BI, perseroan tidak terlalu mempermasalahkannya. Pasalnya posisi LDR Bank CIMB Niaga tergolong aman di level 90%.
"Kita akan jaga di level 90%. Dana kita kan Rp 104 triliun, NIM (net interest margin) Rp 7 triliun. Kita akan jaga LDR di level itu," imbuhnya.
(wep/dnl)











































