Wall Street Masih Bergerak Ragu-ragu

Wall Street Masih Bergerak Ragu-ragu

- detikFinance
Kamis, 16 Sep 2010 08:15 WIB
Wall Street Masih Bergerak Ragu-ragu
Jakarta - Bursa Wall Street berakhir menguat tipis dengan kecenderungan flat menyusul isu kondisi bisnis negara bagian New York yang merosot ke tingkat terendah dalam periode lebih dari setahun.

Pada perdagangan sehari sebelumnya, bursa Wall Street juga bergerak flat dan berakhir ditutup koreksi tipis. Situasi ekonomi yang tidak menentu membuat saham-saham di bursa Wall Street bergerak dalam keragu-raguan.

Pemerintah AS yang telah mengambil alih raksasa hipotek Fannie and Freddie mendesak bank-bank besar seperti JP Morgan Chase & Co, Citigroup Inc, Bank of America Corp serta Wells Fargo & Co untuk melakukan pembelian kembali kredit-kredit hipotek bermasalah yang telah ditangani pemerintah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari kubu politik, anggota parlemen AS menyalahkan kebijakan mata uang China yang berdampak pada membesarnya defisit perdagangan AS dengan China menjadi sebesar US$ 145 miliar selama periode Januari - Juli 2010, dibandingkan periode yang sama tahun 2009 sebesar US$ 123 miliar.

Pada perdagangan Rabu (15/9/2010), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup menguat tipis 0,44% ke 10.572, sedangkan indeks Nasdaq menguat 0,50% ke 2.301 dan indeks S&P ditutup naik 0,35% ke 1.125.

Saham Micron Technology merosot 4,5% setelah Goldman Sachs memangkas target saham ini menjadi netral dari sebelumnya beli (Buy). Sementara saham Yahoo melonjak 4,7% menyusul pernyataan perseroan tidak akan menjual sahamnya di Alibaba.

Volume perdagangan agak tipis sebesar 6,6 miliar saham di New York Stock Exchange, jauh di bawah rata-rata volume perdagangan harian tahun lalu 9,65 miliar saham. (dro/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads