Pada perdagangan, Selasa (21/9/2010), IHSG turun 5,945 poin atau setara 0,18% ke level 3.365,037. Sedangkan Indeks LQ 45 juga turun 2,979 poin (0,47%) ke level 631,620.
Gerak IHSG yang fluktuatif diprediksi masih akan berlangsung hingga perdagangan Rabu (22/9/2010) ini. Investor masih akan fokus melihat gerak bursa regional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk hari ini IHSG diperkirakan masih berkonsolidasi dan bergerak di kisaran 3,320-3,420 dengan MEDC dan SMGR sebagai saham pilihan," demikian rekomendasi dari Kresna Graha Sekurindo.
Pertemuan Bank Sentral AS (Federal Reserve) memutuskan siap bereaksi dengan mengeluarkan kebijakan demi mendorong perekonomian. The Fed juga mempertahankan suku bunga rendah di kisaran 0-0,25% dalam rangka menjaga tingkat pemulihan ekonomi AS setelah diterpa krisis.
Keputusan tersebut tidak terlalu mendorong gairah di pasar saham. Indeks Dow Jones ditutup menguat tipis 7,41 poin (0,07%) ke level 10.761,03. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 2,93 poin (0,26%) ke level 1.139,78 dan Nasdaq melemah 6,48 poin (0,28%) ke level 2.349,35.
Bursa Jepang juga dibuka mengalami koreksi tipis. Indeks Nikkei-225 mengawali perdagangan Rabu ini dengan penurunan tipis 39,47 poin (0,41%) ke level 9.562,64.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
IHSG bergerak melemah ditengah menguatnya bursa regional menyusul pengumuman AS telah bebas dari resesi. IHSG justru bergerak melemah melanjutkan profit taking yang terjadi sehari sebelumnya. Terlihat saham perbankan menjadi pendorong utama penurunan indeks.
Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Hasil sidang The Fed diperkirakan akan menjadi fokus perhatian investor regional hari ini. Disisi lain, saham sektor komoditas diperkirakan berpeluang bergerak menguat seiring dengan optimisme perekonomian global akan melanjutkan pemulihannya pasca resesi. Kisarans upport-resistance hari ini 3.332-3.394.
Kresna Graha Sekurindo:
IHSG kembali berkonsolidasi akibat tekanan jual di saham perbankan dan masih memberi sinyal pelemahan mengingat sebagian saham berada di area jenuh beli. Meskipun demikian level 3,300 akan menjadi support bagi IHSG selain Outlook ekonomi US pada FOMC akan menjadi sentimen bagi pergerakan regional. Untuk hari ini IHSG diperkirakan masih berkonsolidasi dan bergerak di kisaran 3,320-3,420 dengan MEDC dan SMGR sebagai saham pilihan.
eTrading Securities:
Pada hari selasa IHSG ditutup melemah 5 point (-0.18%) setelah sempat menguat hingga mencapai level tertinggi IHSG pada kisaran 3405, aksi profit taking yang terjadi di saham2 blue chip membuat IHSG akhirnya ditutup melemah 5 point dan pada hari ini IHSG ditopang oleh pergerakan saham-saham B-7.asing pada hari selasa melakukan net buy sebesar 118 milliar di regular market. IHSG berada dalam posisi mendekati resistance channel IHSG di kisaran 3405 dan selama IHSG tidak tertembus akan rawan untuk profit taking , pada hari selasa IHSG membentuk pola spinning tops sehingga kita akan menunggu konfirmasi dari IHSG pada hari ini, jika IHSG ditutup melemah akan kemungkinan telah terjadi tops reversal dan jika kita lihat dari RSI dan Stochastic, terlihat IHSG telah berada di area overbought atau kisaran jenuh beli sehingga rawan aksi profit taking. Pada hari ini IHSG berada dalam kisaran 3340-3400 dan beberapa saham yang dapat diperhatikan KIJA, BWPT,BUMI,dan JPFA.
Finan Corpindo Nusa:
IHSG kembali ditutup terkoreksi tipis hari ini akibat aksi profit taking meskipun penguatan saham-saham Grup Bakrie berhasil menahan penurunan indeks. Saham-saham perbankan menjadi pendorong pelemahan indeks. Investor akan menanti hasil dari pertemuan FOMC. Untuk Rabu IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 3.340 hingga 3.400.
(qom/qom)











































