Minim Sentimen, Laju IHSG Stagnan

Sesi I

Minim Sentimen, Laju IHSG Stagnan

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 22 Sep 2010 12:13 WIB
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak banyak bergerak karena minimnya sentimen. Hingga penutupan Sesi I IHSG stagnan di zona hijau, naik 10 poin.

Membuka perdagangan Rabu (22/9/2010), IHSG menguat 9,203 poin atau setara 0,27% ke level 3.374,240. Sepanjang perdagangan, IHSG sempat turun ke level terendahnya di 3.349,755.

Namun demikian, mendekati akhir perdagangan IHSG kembali ke zona hijau dengan perolehan level tertinggi di 3.377,702. IHSG stagnan dengan penguatan antara 8-10 poin saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Rabu (22/9/2010), IHSG naik 10,949 poin atau setara 0,33% ke level 3.375,986. Indeks LQ 45 naik 3,135 (0,50%) ke level 634,755.

Bursa-bursa Asia pun bergerak stagnan, berada di zona hijau dengan kenaikan yang cenderung tipis. Investor masih wait and see mencermati kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh The Fed kemarin.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 103.740 kali pada volume 7,011 miliar lembar saham senilai Rp 3,261 triliun. Sebanyak 117 saham naik, 72 saham turun dan 69 saham stagnan.

Berikut kondisi bursa-bursa Asia siang ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 2,84 poin (0,11%) ke leve 2.591,55.
  • Indeks Hang Seng naik 137,75 poin (0,63%) ke level 22.140,34.
  • Indeks Nikkei 225 naik 6,05 poin (0,06%) ke level 9.608,16.
  • Indeks Straits Times naik 5,89 poin (0,19%) ke level 3.101,28.


Saham-saham yang naik cukup tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 5.000 ke Rp 200.000, Indotambang (ITMG) naik Rp 1.000 ke Rp 39.900, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 850 ke Rp 21.700, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 400 ke Rp 20.000.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan cukup tajam di jajaran top losers antara lain Excel (EXCL) turun Rp 450 ke Rp 5.500, Astra Internasional (ASII) turun Rp 400 ke Rp 54.800, Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM) turun Rp 225 ke Rp 4.300, dan Indomobil (IMAS) turun Rp 200 ke Rp 9.800.

(ang/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads