Mengawali perdagangan, Jumat (24/9/2010), IHSG dibuka naik tipis ke level 3.338,711 dan kemudian melanjutkan penguatan ke level 3.355,105, naik 18 poin dari penutupan kemarin di level 3.337,197.
Pada perdagangan pre-opening, IHSG melemah tipis 1,763 poin (0,05%) ke level 3.335,434. Indeks LQ45 juga turun tipis 0,448 poin (0,07%) ke level 626,240.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi IHSG pun dalam kecenderungan menguat setelah terkoreksi selama 4 hari berturut-turut sepanjang pekan ini. Biasanya, pada perdagangan akhir pekan, akan terjadi pengangkatan harga secara massal pada perdagangan sesi II. Langkah ini dilakukan untuk mengamankan posisi portofolio pekan mendatang.
Bursa Wall Street kemarin kembali melemah setelah keluarnya data pengangguran yang mengecewakan termasuk sektor perumahan yang kembali memunculkan kekhawatiran seputar pemulihan ekonomi.
Pada perdagangan Kamis (23/9/2010), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup melemah 76,89 poin (0,72%) ke level 10.662,42. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 9,45 poin (0,83%) ke level 1.124,83 dan Nasdaq melemah 7,47 poin (0,32%) ke level 2.327,08.
Bursa Jepang yang kemarin sempat libur kembali dibuka dan langsung melemah. Indeks Nikkei-225 mengawali perdagangan Jumat dengan penurunan 131,28 poin (1,37%) ke level 9.435,04.
IHSG diperkirakan bergerak dalam kisaran 3.300 hingga 3.365. Hingga pukul 09.35, IHSG tercatat naik 17,391 poin (0,52%) ke level 3.354,588.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka turun tipis ke level 8.960/US$ dari penutupan kemarin di 8.955/US$.
Bursa-bursa Asia didominasi koreksi pada perdagangan pagi ini.
- Indeks Shanghai naik tipis 2,84 poin (0,11%) ke level 2.591,55.
- Indeks Hang Seng turun 73,20 poin (0,33%) ke level 21.974,51.
- Indeks Nikkei 225 merosot 119,61 poin (1,25%) ke level 9.446,71.
- Indeks Strait Times turun tipis 0,67 poin (0,02%) ke level 3.082,01.
(dro/qom)











































