IHSG dibuka naik tipis ke level 3.473,293 dan melanjutkan penguatan ke level 3.513,356, melesat 41 poin dari penutupan kemarin di level 3.472,707.
Penguatan tajam IHSG di awal perdagangan dipicu oleh perburuan saham-saham unggulan di segala sektor. Penguatan saham-saham unggulan agribisnis memimpin penguatan di awal perdagangan. Seluruh indeks saham sektoral pun ikutan menguat dengan rata-rata di atas 1%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun secara umum, peluang IHSG menutup perdagangan di atas 3.500 masih bisa terjadi pada perdagangan sesi II nanti.
Transaksi investor asing juga hanya mencatat pembelian bersih (foreign net buy) tipis sebesar Rp 78 miliar.
Pada penutupan perdagangan sesi I Rabu, (29/9/2010), IHSG ditutup menguat 26,829 poin (0,77%) ke level 3.499,536. Sedangkan Indeks LQ 45 juga naik 5,048 poin (0,77%) ke level 653,848.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 93.998 kali pada volume 3,718 miliar lembar saham senilai Rp 2,910 triliun. Sebanyak 138 saham naik, 63 saham turun dan 78 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia seluruhnya menguat:
- Indeks Hang Seng melesat 282,14 poin (1,28%) ke level 22.392,09.
- Indeks Nikkei 225 naik 78,45 poin (0,83%) ke level 9.574,21.
- Indeks Strait Times naik 15,33 poin (0,49%) ke level 3.112,68.
- Indeks KOSPI menguat 14,53 poin (0,78%) ke level 1.870,50.
Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Anker Bir (DLTA) naik Rp 2.000 ke Rp 95.000, Telkom (TLKM) naik Rp 250 ke Rp 9.300, Bayan Resources (BYAN) naik Rp 250 ke Rp 11.250, Medco (MEDC) naik Rp 225 ke Rp 3.325.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 300 ke Rp 21.400, Inovisi (INVS) turun Rp 300 ke Rp 3.400, XL Axiata (EXCL) turun Rp 100 ke Rp 5.450, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 50 ke Rp 6.050.
Â
Â
(dro/qom)











































