"Kita akan lunasi, semuanya lokal," ungkap Direktur ICBP Thomas Tjhie di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD Jakarta, Kamis (7/10/2010).
Berdasarkan prospektus penawaran saham perdana ICBP diketahui, ada tiga bank yang memberi utang jangka pendek kepada perseroan. Mereka adalah BCA, Bank Mandiri, dan SMBC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sisa hasil penawaran umum, Rp 4,1 triliun dialokasikan sebagai pembayaran utang ke induk usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
Perseroan hingga akhir tahun 2010 pun telah menganggarkan belanja modal Rp 954 miliar hingga akhir tahun 2010. Dana didapat dari kombinasi kas internal dan hasil penawaran umum saham perseroan. Pada dua tahun ke depan, ICBP memprediksi kebutuhan alokasi belanja modal akan lebih besar akibat rencana ekspansi dan kebutuhan pemeliharaan aset.
Seperti diketahui, ICBP mencatatkan saham perdananya hari Kamis (7/10/2010) ini. Pada awal perdagangan 09.30, saham ICBP langsung naik ke posisi Rp 6.000, dari harga perdananya Rp 5.395. Per sesi I perdagangan, saham ICBP berada di posisi Rp 5.800, naik Rp 405.
Â
Â
(wep/dro)











































