Wall Street Tertipis Sepanjang 2010

Wall Street Tertipis Sepanjang 2010

- detikFinance
Selasa, 12 Okt 2010 07:03 WIB
Wall Street Tertipis Sepanjang 2010
New York - Indeks saham di bursa Wall Street berakhir flat, dalam volume perdagangan yang paling tipis sepanjang tahun ini. Investor memilih menunggu keluarnya laporan keuangan sejumlah perusahaan.

Ekspektasi Bank Sentral AS akan membanjiri pasar dengan likuiditas guna mendorong perekonomian, telah sepenuhnya 'dihargai' oleh pasar. Para investor kini tinggal menunggu musim laporan keuangan.

"Perdagangan bakal tipis sampai kami mendapatkan angka-angka lagi, tapi jika perusahaan-perusahaan mengikuti Alcoa dan keluar dengan hasil positif yang mengejutkan, maka itu akan menambah bahan bakar untuk berlari," ujar King Lip, chief investment officer Baker Avenue Asset Management seperti dikutip dari Reuters, Selasa (12/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Senin (11/10/2010), indeks Dow Jones ditutup hanya naik tipis 3,86 poin (0,04%) ke level 11.010,34. Indeks Standard & Poor's 500 juga naik tipis 0,17 poin (0,01%) ke level 1.165,32 dan Nasdaq menguat 0,42 poin (0,02%) ke level 2.402,33.

Transaksi perdagangan di New York Stock Exchange sangat tipis yakni hanya 5,54 miliar lembar saham, yang merupakan terendah sepanjang tahun 2010. Angka itu juga jauh dari rata-rata transaksi tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar lembar saham.

Saham Apple Inc sempat mencapai rekor tertingginya di US$ 297,24, sebelum akhirnya ditutup naik 0,4% ke level US$ 295,36.

Saham Chesapeake Energy tercatat naik 1,1% menjadi US$ 23,30 setelah produsen minyak terbesar China, CNOOC Ltd sepakat untuk membayar saham perusahaan tersebut senilai US$ 1,1 miliar.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads