IHSG dibuka naik tipis ke level 3.548,939 dan kemudian melanjutkan penguatan ke level 3.565,408, naik 17 poin dari penutupan kemarin di level 3.548,746.
Pergerakan IHSG pada perdagangan sesi I ini tampak tidak bergairah dan lesu. Tidak ada tanda-tanda akan terjadi pergerakan yang atraktif. Saham-saham unggulan bergerak variatif. Baik penguatan maupun pelemahan saham terjadi dalam rentang tipis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, Selasa (12/10/2010), IHSG naik 3,951 poin (0,11%) ke level 3.552,697. Sedangkan Indeks LQ 45 naik tipis 0,365 poin (0,05%) ke level 661,464.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 83.698 kali pada volume 3,976 miliar lembar saham senilai Rp 2,887 triliun. Sebanyak 97 saham naik, 91 saham turun dan 79 saham stagnan.
Transaksi investor asing mencatat penjualan bersih (foreign net sell) tipis sebesar Rp 20,951 miliar.
Bursa-bursa regional Asia balik arah ke zona negatif:
- Indeks Shanghai turun 7,71 poin (0,27%) ke level 2.799,23.
- Indeks Hang Seng turun 119,89 poin (0,52%) ke level 23.087,42.
- Indeks Nikkei 225 merosot 163,51 poin (1,68%) ke level 9.427,66.
- Indeks Straits Times melemah 7,66 poin (0,24%) ke level 3.155,75.
Sementara saham-saham yang turun cukup tinggi dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.000 ke Rp 50.900, Bukit ASam (PTBA) turun Rp 350 ke Rp 20.500, Timah (TINS) turun Rp 125 ke Rp 3.225, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 100 ke Rp 42.600. (dro/dnl)











































