IHSG dibuka naik tipis ke level 3.612,171 dan kemudian melanjutkan penguatan ke level 3.645,610, naik 34 poin dari penutupan kemarin di level 3.611,979.
Sejak awal perdagangan, IHSG berada dalam tren penguatan yang dipimpin oleh kenaikan saham-saham sektor pertambangan. Sayangnya, sebagian saham-saham unggulan kemudian didera tekanan jual sehingga menghambat laju kenaikan IHSG dari titik tertingginya hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, Kamis (14/10/2010), IHSG naik 16,498 poin (0,45%) ke level 3.628,477. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 4,674 poin (0,69%) ke level 677,119.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 89.870 kali pada volume 4,430 miliar lembar saham senilai Rp 3,619 triliun. Sebanyak 100 saham naik, 100 saham turun dan 89 saham stagnan.
Transaksi investor asing mencatat pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 379,218 miliar.
Bursa-bursa regional Asia seluruhnya menguat:
- Indeks Shanghai naik 12,48 poin (0,44%) ke level 2.873,84.
- Indeks Hang Seng melesat 247,01 poin (1,05%) ke level 23.704,70.
- Indeks Nikkei 225 naik tajam 192,03 poin (2,04%) ke level 9.595,54.
- Indeks Straits Times naik tipis 4,27 poin (0,13%) ke level 3.206,50.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambang (ITMG) naik Rp 850 ke Rp 44.500, Adira Finance (ADMF) naik Rp 750 ke Rp 10.800, Astra International (ASII) naik Rp 550 ke Rp 58.050.
Sementara saham-saham yang turun cukup tinggi dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 350 ke Rp 24.000, BTPN turun Rp 350 ke Rp 11.500, XL Axiata (EXCL) turun Rp 250 ke Rp 5.550.
Â
Â
(dro/qom)











































