IHSG dibuka naik tipis ke level 3.619,466 dan kemudian balik arah melemah ke level 3.600,160, turun 18 poin dari penutupan kemarin di level 3.618,478.
Sebagian besar saham unggulan langsung diterpa aksi jual di awal perdagangan. IHSG pun tampaknya tidak menunjukkan tanda-tanda balik arah menguat ke zona hijau. Hanya sedikit saja saham-saham unggulan yang menguat seperti Indo Tambang (ITMG) dan Bukit Asam (PTBA).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, Jumat (15/10/2010), IHSG turun 17,222 poin (0,48%) ke level 3.601,256. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 4,898 poin (0,73%) ke level 669,831.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 50.437 kali pada volume 3,351 miliar lembar saham senilai Rp 2,245 triliun. Sebanyak 83 saham naik, 117 saham turun dan 69 saham stagnan.
Transaksi investor asing mencatat pembelian bersih (foreign net buy) tipis sebesar Rp 55,284 miliar.
Bursa-bursa regional Asia bergerak variatif:
- Indeks Hang Seng merosot 115,64 poin (0,49%) ke level 23.734,91.
- Indeks Nikkei 225 turun 42,15 poin (0,44%) ke level 9.541,36.
- Indeks Straits Times naik 22 poin (0,69%) ke level 3.216,73.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambang (ITMG) naik Rp 2.500 ke Rp 47.600, Bayan Resources (BYAN) naik Rp 300 ke Rp 13.350, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 150 ke Rp 20.350, Indocement (INTP) naik Rp 50 ke Rp 18.350.
Sementara saham-saham yang turun cukup tinggi dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra International (ASII) turun Rp 1.250 ke Rp 56.350, Unilever (UNVR) turun Rp 600 ke Rp 18.100, Indosat (ISAT) turun Rp 300 ke Rp 6.000, Adira Finance (ADMF) turun Rp 300 ke Rp 10.550.
Β
(dro/qom)










































