Demikian disampaikan dalam laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan Sabtu (16/10/2010).
Pendapatan perseroan meningkat 28,73% menjadi Rp 1,008 triliun dari periode yang sama tahun 2009, Rp 783,01 miliar. Beban pokok pendapatan juga naik dari Rp 45,631 miliar menjadi Rp 67,611 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan beban usaha yang meningkat hingga Rp 103,843 miliar, maka laba operasi perseroan tercatat mencapai Rp 533,843 miliar. Namun ternyata kinerja keuangan positif TOWR tidak bisa dilanjutkan, akibat terjadinya beban lain-lain sebesar Rp 434,073 miliar. Padahal pada periode yang sama tahun lalu, Sarana Menara mencatat penghasilan lain-lain Rp 111,376 miliar.
Laba sebelum pajak pun langsung anjlok 81,88% dari Rp 550,745 miliar menjadi Rp 99,77 miliar. Usai terpangkas pajak, laba bersih pun mencapai RP 70,783 miliar, naik 85,97% dari pencapaian tahun lalu Rp 504,629 miliar.
(wep/ang)











































