Penuh Gejolak, Wall Street Menguat

Penuh Gejolak, Wall Street Menguat

- detikFinance
Jumat, 22 Okt 2010 07:12 WIB
Penuh Gejolak, Wall Street Menguat
New York - Indeks saham di bursa Wall Street ditutup menguat dalam perdagangan yang berlangsung sangat volatile. Penguatan dolar AS tarik menarik dengan sentimen kuatnya laporan keuangan.

Saham-saham bergerak fluktuatif mengikuti irama pasar uang yang sedang bergejolak. Penguatan dolar AS membuat investor melepas saham-saham.

Namun sentimen positif laporan keuangan perusahaan yang kuat masih mampu menarik saham-saham ke teritori positif. Di akhri perdagangan, gambaran yang kuat dari McDonald's Corp dan Travelers Cos Inc mampu membuat indeks Dow Jones positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Kamis (21/10/2010), indeks Dow Jones ditutup naik 38,60 poin (0,35%) ke level 11.146,57. Indeks Standard & Poor's 500 menguat 2,09 poin (0,18%) ke level 1.180,26 dan Nasdaq menguat 2,28 poin (0,09%) ke level 2.459,67.

"Perusahaan-perusahaan terus menunjukkan bahwa mereka terus meraup uang ditengah lingkungan PDB dengan nominal yang rendah dan mereka sangat bagus disitu dan mereka dapat terus melakukannya," ujar Paul Zemsky, head of asset allocation ING seperti dikutip dari Reuters, Jumat (22/10/2010),

Saham McDonald's Corp dan Travelers menguat ke titik tertingginya dalam 52 pekan setelah mengumumkan laba yang melebihi ekspektasi. McDonald's naik 1,3% menjadi US$ 78,44, Travelers naik 0,65.

Sementara saham-saham komoditas bergerak berlawanan arah setelah dolar AS menguat. Saham-saham sektor energi merosot setelah harga minyak merosot hingga 2%. Occidental Petroleum Corp turun 2,7%.

"Perdagangannya telah menjadi: pelemahan dolar bagus untuk komoditas dan bagus untuk aset yang berhubungan dengan risiko seperti saham. Pada pelemahan dolar AS, belilah itu, dan saat dolar menguat, jual saja," ujar Bill Strazzullo, analis dari Bell Curve Trading.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads