Saham-saham bergerak fluktuatif mengikuti irama pasar uang yang sedang bergejolak. Penguatan dolar AS membuat investor melepas saham-saham.
Namun sentimen positif laporan keuangan perusahaan yang kuat masih mampu menarik saham-saham ke teritori positif. Di akhri perdagangan, gambaran yang kuat dari McDonald's Corp dan Travelers Cos Inc mampu membuat indeks Dow Jones positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perusahaan-perusahaan terus menunjukkan bahwa mereka terus meraup uang ditengah lingkungan PDB dengan nominal yang rendah dan mereka sangat bagus disitu dan mereka dapat terus melakukannya," ujar Paul Zemsky, head of asset allocation ING seperti dikutip dari Reuters, Jumat (22/10/2010),
Saham McDonald's Corp dan Travelers menguat ke titik tertingginya dalam 52 pekan setelah mengumumkan laba yang melebihi ekspektasi. McDonald's naik 1,3% menjadi US$ 78,44, Travelers naik 0,65.
Sementara saham-saham komoditas bergerak berlawanan arah setelah dolar AS menguat. Saham-saham sektor energi merosot setelah harga minyak merosot hingga 2%. Occidental Petroleum Corp turun 2,7%.
"Perdagangannya telah menjadi: pelemahan dolar bagus untuk komoditas dan bagus untuk aset yang berhubungan dengan risiko seperti saham. Pada pelemahan dolar AS, belilah itu, dan saat dolar menguat, jual saja," ujar Bill Strazzullo, analis dari Bell Curve Trading.
(qom/qom)











































