Sepi Sentimen, IHSG Bergerak Stagnan

Sepi Sentimen, IHSG Bergerak Stagnan

- detikFinance
Jumat, 22 Okt 2010 11:35 WIB
Sepi Sentimen, IHSG Bergerak Stagnan
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik tipis 6 poin pada perdagangan sesi I hari ini. Sepinya sentimen membuat transaksi tipis dan cenderung stagnan, IHSG pun tak mampu bertahan di level 3.600.

IHSG dibuka naik tipis ke level 3.588,751 dan kemudian melanjutkan penguatan ke level 3.605,214, naik 17 poin dari penutupan kemarin di level 3.588,010.

Pada awal perdagangan, aksi beli massal mewarnai IHSG. Saham-saham unggulan di segala sektor diburu investor dan berhasil mengangkat IHSG menembus level 3.600.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayangnya, kenaikan terjadi dalam transaksi tipis, sehingga aksi ambil untung (profit taking) kemudian membuat laju kenaikan IHSG terkikis. Sebagian indeks saham sektoral pun terlempar ke zona negatif seperti indeks saham industri dasar, konsumsi, manufaktur dan infrastruktur. Hanya indeks saham pertambangan yang menguat cukup tinggi dan menopang kenaikan IHSG di perdagangan sesi I ini.

Bursa-bursa saham regional Asia pun bergerak variatif dan cenderung stagnan lantaran sepinya sentimen. Koreksi harga-harga komoditas di pasaran internasional membuat pelaku pasar masih menunggu perkembangan situasi lebih lanjut.

Namun biasanya, pada perdagangan sesi II akan terjadi pengangkatan harga-harga saham dan tentunya akan berpengaruh pada posisi akhir IHSG. Pola ini hampir terjadi pada setiap perdagangan akhir pekan.

Pada penutupan perdagangan sesi I Jumat (22/10/2010), IHSG menguat tipis 6,851 poin (0,19%) ke level 3.594,861. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 1,881 poin (0,28%) ke level 665,703.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 56.288 kali pada volume 2,496 miliar lembar saham senilai Rp 2,537 triliun. Sebanyak 92 saham naik, 94 saham turun dan 86 saham stagnan.

Transaksi investor asing mencatat penjualan bersih (foreign net sell) sebesar Rp 16,484 miliar.

Bursa-bursa regional Asia bergerak variatif:
  • Indeks Hang Seng turun tipis 19,91 poin (0,08%) ke level 23.629,57.
  • Indeks Nikkei 225 naik 34,23 poin (0,37%) ke level 9.410,71.
  • Indeks Straits Times turun tipis 1,93 poin (0,06%) ke level 3.161,60.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambang (ITMG) naik Rp 3.500 ke Rp 50.000, Mayora (MYOR) naik Rp 1.650 ke Rp 12.750, Petrosea (PTRO) naik Rp 1.000 ke Rp 40.000, Indospring (INDS) naik Rp 700 ke Rp 7.500.

Sementara saham-saham yang turun cukup tinggi dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 550 ke Rp 47.250, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 200 ke Rp 19.850, Bank Mega (MEGA) turun Rp 200 ke Rp 2.800, Bayan Resources (BYAN) turun Rp 150 ke Rp 13.150. (dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads