Bursa Singapura dan Australia 'Menikah'

Bursa Singapura dan Australia 'Menikah'

- detikFinance
Senin, 25 Okt 2010 11:38 WIB
Bursa Singapura dan Australia Menikah
Singapura - Bursa Singapura dan Australia akan segera merger dan membentuk salah satu pusat perdagangan finansial terbesar dan paling terdiversifikasi di dunia. Merger kedua bursa itu diharapkan bisa terealisasi pada kuartal II-2011.

Singapore Stock Exchange (SGX) akan membeli Australia Stock Exchange (ASX Ltd) senilai US$ 8,2 miliar untuk selanjutnya membentuk ASX-SGX Ltd. Harga itu berarti sebesar 48 dolar Australia untuk per lembar saham ASXm premium 40% dari harga perdagangan terakhir.

Kedua otoritas bursa itu sepakat untuk mempertahankan brand masing-masing. Kesepakatan itu harus mendapatkan persetujuan dari regulator diharapkan bisa tuntas pada kuartal II-2010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut keterangan bersama yang dikutip dari AFP, Senin (25/10/2010), merger itu ditujukan untuk memaksimalkan kekuatan bursa Australia yang kaya sumber dengan Singapura yang lebih memiliki profil internasional, sekaligus menghubungkan dengan booming pasar Shina.

"Merger itu akan memungkinkan konsumen melakukan kapitalisasi pada pencatatan sahamnya, kliring perdagangan dan kesempatan secara global yang diciptakan melalui program yang diperluas dengan menekankan pentingnya Asia Pasifik sebagai pendorong pertumbuhan global," demikian pernyataan bersama SGX dan ASX.

Magnus Bocker akan menjadi CEO dari perusahaan gabungan itu. Bocker yang kini merupakan chief executive SGX menilai merger itu akan memungkinkan investor untuk menaiki pertumbuhan ekonomi Asia yang sangat kuat.

"Kombinasi antara ASX dan SGX menawarkan produk-produk dan jasa baru yang inovatif kepada pasar sehingga akan membuat investor bisa memaksimalkan kesempatan untuk memaksimalkan kesempatan di masa depan, ketika Asia Pasifik mengambil peran tengah secara gobal sebagai sumber penciptaan kesejahteraan dan kesempatan perdagangan," imbuhnya.

Chairman ASX David Gonski akan menjadi Deputi Chairman dari entitas baru itu nantinya. Sementara Chew Choon Seng yang kini chairman elect SGX akan menjadi chairman non-executive.
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads