IHSG Berpeluang Menguat Lagi

Rekomendasi Saham

IHSG Berpeluang Menguat Lagi

- detikFinance
Selasa, 26 Okt 2010 07:47 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menguat hingga 45 poin sekaligus mencetak rekor tertinggi baru di level 3.643. Duet penguatan tajam saham-saham sektor perkebunan dan perbankan menjadi pendorong utama kenaikan IHSG.

Pada penutupan perdagangan Senin (25/10/2010), IHSG menguat 45,746 poin (1,27%) ke level 3.643,491. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 9,134 poin (1,36%) ke level 676,311.

Setelah kenaikan tersebut, para analis memperkirakan kenaikan IHSG masih berlanjut meski dalam kisaran yang terbatas. Beberapa saham unggulan dari sektor komoditas dan perbankan masih akan menjadi penopang kenaikan IHSG pada Selasa (26/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini kami perkirakan indeks masih berpeluang untuk menguat. Beberapa saham unggulan dari sektor perbankan, pertambangan, dan semen diproyeksikan dapat menjadi pilihan untuk trading hari ini. Kisaran support-resistance 3.622-3.685," demikian analisa dari Panin Sekuritas.

"IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan terbatas. Pergerakan indeks berkisar antara 3580-3675. Saham rekomendasi kami adalah BBCA, BBTN, dan MEDC," demikian rekomendasi dari Panin Sekuritas.  

Saham-saham di bursa Wall Street kembali menguat seiring melemahnya dolar AS yang membuat investor kembali berburu aset-aset yang berisiko seperti saham. Dolar kembali melemah karena ekspektasi adanya stimulus lanjutan dari Federal Reserve.

Pada perdagangan Senin (25/10/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat 31,49 poin (0,28%) ke level 11.164,05. Indeks Standard & Poor's 500 uga menguat 2,54 poin (0,21%) ke level 1,185,62 dan Nasdaq menguat 11,46 poin (0,46%) ke level 2.490,85.

Bursa Jepang mengawali perdagangan Selasa dengan flat. Indeks Nikkei-225 dibuka menguat tipis 14,61 poin (0,16%) ke level 9.386,55.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Pada hari senin IHSG ditutup menguat 45 point (+1.27%) dan ditutup di level 3643 di bawah kisaran all time high IHSG, dan asing pada hari senin masih melakukan net buy sebesar 137 milliar di pasar reguler, pada perdagangan hari senin yang menjadi driver utama adalah saham-saham seperti INDY, ASII, ANTM. Pada hari selasa ini IHSG berada akan berada di kisaran 3533 - 3645 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan adalah saham-saham commodity seperti plantation dan mining. Saham yang dapat kita diperhatikan pada hari ini antara lain ANTM, HRUM, ICBP dan UNSP.

Panin Sekuritas:

IHSG mencatat rekor baru didorong menguatnya harga komoditas dan bursa regional Asia. Selain itu, investor diindikasikan mulai melakukan antisipasi atas laporan kinerja emiten K3-10. Hari ini kami perkirakan indeks masih berpeluang untuk menguat. Beberapa saham unggulan dari sektor perbankan, pertambangan, dan semen diproyeksikan dapat menjadi pilihan untuk trading hari ini. Kisaran support-resistance 3.622-3.685.

Finan Corpindo Nusa:

IHSG menguat ke rekor tertinggi baru terutama didorong oleh penguatan di sektor perkebunan dengan trend naiknya harga CPO serta saham-saham perbankan sebagai antisipasi pelaku pasar atas keluarnya laporan keuangan perbankan. Untuk Selasa IHSG diperkirakan bergerak dengan support 3.600 dan resistance 3.660. IHSG masih berpotensi untuk menguat namun waspadai aksi profit taking.

Erdikha Sekuritas:

IHSG akhirnya berhasil ditutup pada level tertinggi di 3643.49 (1.3%). Penguatan saham-saham sektor perkebunan akibat dari sentimen positif penguatan harga CPO global dan kenaikan saham-saham sektor keuangan menjadi penopang penguatan indeks. IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan terbatas. Pergerakan indeks berkisar antara 3580-3675. Saham rekomendasi kami adalah BBCA, BBTN, dan MEDC.  

Kapita Sekurindo:

Perdagangan IHSG kemarin ditutup menguat sebesar 45,75 poin atau 1,27% seiring dengan bursa kawasan Asia yang mayoritas ditutup menguat. Setelah beberapa hari sebelumnya menguji level psikologis 3600, akhirnya IHSG mampu bertengger pada penutupan tertinggi baru yaitu pada level 3643,49. Sejak awal sampai akhir perdagangan IHSG selalu berada pada teritori positif.

Penutupan IHSG kemarin masih berada dibawah resistance 3.645. Walaupun garis stochastic oscillator pada level 60% masih terbuka keatas, namun volume perdagangan melemah dibanding volume yang terjadi pada hari sebelumnya, mengindikasikan buying power yang mulai menurun. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 3.630 dan 3.618, sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 3.645 dan 3.660.

Stock Watch: Speculative BUY : ASII, INCO, INDF.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads