Maspion Ingin Masuk Bursa di 2011

Maspion Ingin Masuk Bursa di 2011

- detikFinance
Selasa, 02 Nov 2010 07:12 WIB
Maspion Ingin Masuk Bursa di 2011
Jakarta - Maspion Group kembali menyampaikan rencananya masuk ke pasar saham, dengan mencatatkan saham perdana (Initial Public Offering) di tahun 2011.

Demikian diungkapkanΒ  Presiden Direktur PT Maspion dan Maspion Group, sekaligus Ketua Indonesia China Business Council (ICBC) Alim Markus di Hotel Gran Melia, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (1/11/2011) malam.

"(IPO tahun 2011), mudah-mudahan," unjar Alim singkat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun sayang dirinya enggan menguraikan lebih dalam rencana IPO Maspion tersebut. Alim beralasan, momen kali ini lebih ditekankan kepada Munas ke-II ICBC.

"Ini kan forum ICBC, bukan Maspion. Nantilah kita bicara lagi," ucapnya sambil mengelak.

Tiga tahun lalu, Alim Markus yang terkenal dengan tagline 'Cintailah Produk-Produk Indonesia' ini memang pernah berencana membawa Maspion dan anak usahanya ke lantai bursa. Alim pun kala itu siap menawarkan ke publik 25-30% saham perseroan. Rencananya dana hasil penawaran umum tersebut akan digunakan untuk ekspansi usaha dan pembangunan pabrik baru perseroan.

Alim Markus Calon Tunggal Ketua ICBC

Pada perhelatan Munas ke-II ICBC, kembali Alim Markus menjadi calon tunggal. Padahal bos Maspion ini sudah memimpin dua periode berturut-turut selama delapan tahun. Sejatinya Alim menginginkan demokrasi dalam pemilihan kepengurusan baru ICBC.

"Pesta demokrasi itu, seperti yang saya bilang itu terjadi besok. Besok harusnya ada calon," paparnya.

Ia mengharap, ICBC semakin berperan dalam peningkatan transaksi bisnis antara pengusaha Cina dengan Indonesia. Dan pada akhirnya, Indonesia menjadi tempat yang baik dalam berinvestasi bagi pengusaha Cina.

"Antara volume perdagangan RI dan RRC US$30 miliar. Maka yang utama bagi ICBC adalah menggalang investor untuk berinvestasi di Indonesia," imbuh Alim.

"Saya sudah banyak bilang (bicara) ke konsultan perdagangan RRC, banyak yang akan masuk (berinvestasi). Dahlan Iskan (Dirut PLN) juga janjikan tidak ada lagi biarpet," tutupnya.

(wep/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads