Menperin: IPO KS Dikuasai Lokal, Asing Hanya 35%

Menperin: IPO KS Dikuasai Lokal, Asing Hanya 35%

- detikFinance
Selasa, 02 Nov 2010 16:05 WIB
Jakarta - Masyarakat tak perlu khawatir investor asing bakal menguasai jatah saham IPO PT Krakatau Steel (KS). Investor asing hanya mendapatkan jatah 35% dari saham IPO KS yang jumlahnya 3,15 miliar lembar saham.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Perindustrian MS. Hidayat saat ditemui di kantor presiden, Jakarta, Selasa (2/11/2010).

"Nggak usah khawatir, asing cuma 35%, yang 65% itu investor lokal," kata Hidayat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hidayat mengatakan, BUMN memang sudah seharusnya go public sehingga bisa dengan mudah dikontrol oleh masyarakat dan tata kelola perusahaannya membaik."Semua perusahaan strategis yang besar biasanya sudah go public. Supaya bisa dikontrol dan menjadi sehat," imbuh Hidayat.

Dalam kesempatan tersebut, Hidayat mengatakan, dengan IPO ini diharapkan permodalan KS bisa bertambah dan menguatkan produksi baja dalam negeri."Saat ini kebutuhan baja lokal 10 juta ton per tahun, sementara suplai baru 5 juta dan sisanya impor," jelas Hidayat.

Penawaran umum perdana saham IPO KS akan berlangsung sejak 2-4 November 2010. KS berencana melepaskan 3.155.000.000 saham baru ke publik dan mencatatkannya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 November 2010.

Harga pelaksanaan IPO ditetapkan sebesar Rp 850 per saham atau total perolehan dana IPO sebesar Rp 2,681 triliun. Dalam IPO ini, KS menunjuk 3 penjamin emisi (underwriter) yakni PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Bahana Securities.

Dalam proses bookbuilding yang telah digelar dan berakhir pekan lalu, KS berhasil memperoleh pesanan hingga 30 miliar saham atau hampir 9 kali dari jumlah saham yang dilepas ke publik.
(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads