BEI Panggil Manajemen Macquarie Capital

Salah Input Order

BEI Panggil Manajemen Macquarie Capital

- detikFinance
Minggu, 07 Nov 2010 17:23 WIB
BEI Panggil Manajemen Macquarie Capital
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil manajemen PT Macquarie Capital Securities Indonesia (RX) untuk meminta klarifikasi soal adanya kesalahan input order saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

"Kita akan ketemu mereka Senin 8 November 2010," ujar Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Wan Wei Yiong, Minggu (5/11/2010).

Yiong mengatakan, kesalahan order yang dilakukan oleh pialang Macquarie tidak membuat sistem perdagangan karena langsung dilakukan koreksi dengan segera. "Ini data real time, tapi langsung dikoreksi. Awalnya kita tahu karena orang dari Macquarie lapor ke kita dan langsung kita perbaiki," jelas Yiong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian, Yiong belum dapat berbicara soal sanksi yang akan diberikan kepada Macquarie. BEI masih menelusuri sebab-sebab kesalahannya.

Berdasarkan data transaksi perdagangan BEI seperti dikutip detikFinance akhir pekan lalu atau Jumat (5/11/2010), RX tercatat memasukkan order sebanyak 2.000 lot atau 1 juta lembar saham ICBP pada pukul 15.46.11 waktu JATS. Transaksi terjadi di pasar negosiasi melalui mekanisme tutup sendiri (crossing).

Harga per saham yang dimasukkan sebesar Rp 46.303.884 per saham, sehingga total order tersebut mencapai Rp 46,303 triliun. Kesalahan ini menyebabkan nilai transaksi IHSG membengkak tajam menjadi Rp 52,180 triliun.

Kasus serupa pernah terjadi pada 15 Februari 2008. Ketika itu, broker asing PT JP Morgan Securities Indonesia (BK) salah memasukkan order untuk pembelian saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR). Transaksi yang seharusnya sebesar Rp 3,62 miliar tercatat Rp 36,2 triliun.

Transaksi terjadi di pasar negosiasi melalui mekanisme tutup sendiri (crossing) pada pukul 15.11.57 waktu JATS. Dalam transaksi JP Morgan itu, tertulis transaksi sebanyak 10 juta lembar saham dengan harga Rp 3.620.287 per saham. Sehingga tertulis nilai transaksi JP Morgan terhadap BNBR Rp 36,2 triliun

Padahal seharusnya dan setelah dikoreksi transaksi sebanyak 10 juta lembar saham itu seharga Rp 362 per saham, sehingga totalnya hanya Rp 3,62 miliar. Total nilai transaksi IHSG pada 15 Februari 2008 membengkak menjadi Rp 41,3 triliun dari seharusnya hanya Rp 5,1 triliun.

Kesalahan input ini menyebabkan JP Morgan terkena sanksi denda sebesar Rp 100 juta dari BEI.

 

 

(dro/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads