Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip detikFinance, Rabu (10/11/2010), saham KRAS langsung melesat hingga menyentuh batas atas auto rejection sebesar Rp 420 (49,41%) ke level Rp 1.270 per saham. Saham Krakatau Steel (KRAS) ditutup naik Rp 420 ke Rp 1.270.
Total nilai transaksi saham KRAS mencapai Rp 1,994 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 1.659.950.500 saham. Transaksi beli asing tercatat sebesar Rp 33,326 miliar dengan volume 27.819.500 saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KRAS mencatatkan 15.755.000.000 saham ke BEI hari ini. Porsi saham publik sebanyak 3.155.000.000 saham atau sekitar 20% dari total saham KRAS. Harga perdana sebesar Rp 850 per saham.
Investor domestik memperoleh bagian 13% atau sebanyak 2.050.750.000 saham senilai Rp 1,743 triliun. Porsi investor asing sebesar 7% atau sebanyak 1.104.250.000 saham senilai Rp 938,612 miliar.
Pada perdagangan perdana hari ini, investor asing langsung menjual 316.129.500 saham dengan total nilai Rp 378,693 miliar. Jumlah saham yang dilepas asing hari ini setara dengan 2% dari total saham KRAS.
Setelah aksi jual massif ini, kepemilikan asing tersisa 788.120.500 saham atau setara dengan 5% dari total saham KRAS.
Broker yang tercatat menjual saham KRAS paling banyak adalah PT Credit Suisse Securities Indonesia (CS) sebanyak 273.700 lot, PT Bahana Securities (DX) 130.272 lot dan PT JP Morgan Securities Indonesia (BK) 116.960 lot.
Broker yang tercatat membeli saham KRAS terbanyak adalah PT eTrading Securities (YP) 154.248 lot, PT Valbury Asia Securities (CP) 149.212 lot dan PT Philips Securities (KK) 135.414 lot.
Kapitalisasi pasar saham KRAS pun bertambah Rp 6,626 triliun dari Rp 13,408 triliun menjadi Rp 20,034 triliun dalam satu hari perdagangan perdana.
(dro/qom)











































