Mengawali perdagangan, saham-saham sempat bergerak menguat setelah data menunjukkan angka penjualan ritel meningkat lebih cepat dari ekspektasi selama Oktober. Sektor otomotif memimpin penjualan. Menurut BPS AS, sektor ritel dan jasa makanan meningkat 1,2% dibandingkan September menjadi lebih dari US$ 373 miliar. Angka itu juga lebih tinggi dari ekspektasi analis sebesar 0,7%.
"Secara keseluruham, laporan angka penjualan ritel adalah data kunci lain yang menyatakan perekonomian AS berada pada jalur pertumbuhan yang menjadi potensi untuk menghasilkan beberapa kejutan positif," ujar Patrick O'Hare, analis dari Briefing.com seperti dikutip dari AFP, Selasa (16/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sentimen itu selanjutnya tergerus oleh data yang menunjukkan sektor manufaktur negara bagian New York yang secara mengejutkan merosot selama November. Ini adalah pertama kalinya terjadi kontraksi sejak Juli 2009, ketika perekonomian AS mulai keluar dari resesi.
Para pialang juga mendapatkan sentimen dari rencana akuisisi Caterpillar senilai US$ 8,6 miliar. Produsen alat berat terbesar dunia itu menyatakan akan membeli Bucyrus International dalam sebuah kesepakatan untuk memasuki pasar emerging. Saham Bucyrus langsung melonjak 30%, saham Caterpillar naik 1%.
Kabar akuisisi lain adalah produsen alat penyimpan data EMC yang mengatakan akan membeli rivalnya, Isilon senilai US$ 2,2 miliar. Saham EMC turun 1,2% dan Isilon melonjak 28,5%.
Saham BHP Billiton melonjak 0,8% setelah raksasa pertambangan itu mengumumkan telah membatalkan rencana akuisisi produsen pupuk Potash senilai US$ 39 miliar.
Namun perdagangan berjalan sangat tipis dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya sebesar 6,71 miliar lembar saham, di bawah estimasi rata-rata tahun lalu yang sebesar 9,65 miliar lembar saham.
(qom/qom)











































