GM Raup IPO Terbesar dalam Sejarah Hingga US$ 20,1 Miliar

GM Raup IPO Terbesar dalam Sejarah Hingga US$ 20,1 Miliar

- detikFinance
Kamis, 18 Nov 2010 07:28 WIB
GM Raup IPO Terbesar dalam Sejarah Hingga US$ 20,1 Miliar
New York - Raksasa otomotif AS, General Motors berhasil mencatatkan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) terbesar dalam sejarah AS dengan merauh dana hingga US$ 20,1 miliar atau sekitar Rp 180 triliun.

IPO GM langsung mendapatkan respons yang luar biasa dari investor setelah mengumumkan harganya. GM menjual 478 juta lembar saham biasa seharga US$ 33 per lembar atau total mencapai US$ 15,77 miliar. GM juga menjual saham preferen senilai US$ 4,35 miliar.

Capaian IPO hingga US$ 20,1 miliar itu tentu sangat melebihi rencana awal yang hanya menargetkan angka US$ 4 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan memperkirakan opsi underwriter akan menambah saham yang dijual, IPO GM diprediksi akan mencapai US$ 23,1 miliar, atau merupakan angka yang terbesar dalam sepanjang masa.

Kuatnya respons itu juga sekaligus merefleksikan meningkatnya keyakinan investor terhadap GM yang sempat terpuruk karena kasus kebangkrutannya pada Juni 2009. GM dinilai mampu berubah sebagai perusahaan otomotif dengan biaya yang lebih rendah dan berpotensi meraup untung yang lebih tinggi.

Dengan IPO ini, maka porsi saham pemerintah akan turun dari 61% menjadi 33%. Rencananya, saham GM akan dicatatkan di bursa New York dan Toronto pada Kamis (18/11/2010) waktu AS.

Kesuksesan IPO GM ini sekaligus menjadi kabar yang baik bagi pemerintahan Obama yang sebelumnya sempat mendapatkan kritikan pedas karena memberikan bailout kepada raksasa otomotif itu. GM pun sempat mendapatkan label 'Government Motors' setelah diselamatkan oleh pemerintah AS.

Kebangkitan GM ini juga dinilai bisa berimbas baik bagi industri otomotif AS lainnya termasuk Chrysler yang akan masuk ke pasar saham juga dalam beberapa bulan ke depan.

"Anda tidak berada dalam GM untuk investasi selama 3 bulan. Anda masuk ke GM karena elemen penting, blok penting untuk membangun perekonomian AS yang secara signifikan telah diposisikan kembali menjadi kompetitif," ujar Tim Leuliette, direktur dari Visteon Corp seperti dikutip dari Reuters.

Catatan gemilang dari IPO ini seakan-akan 'menghapus' kenangan buruk investor terhadap GM. Berikut beberapa catatan dalam sejarah GM seperti dikutip dari AFP.


  • 1908: GM terlahir.
  • 1918: GM berekspansi di AS. Lima tahun kemudian, GM membangun pabrik di Copenhagen, Denmark.
  • 1925: GM mempertajam posisi global dengan mengakuisisi Vauxhal di Inggris dan mengukuhkan operasionalnya di Argentina, Brasil, Prancis dan Jerman.
  • 1928: GM memulai operasional di India dan setahun kemudian di China.
  • 1929: GM membeli Opel (Jerman).
  • 1936: Pekerja GM di Flint, Michigan melakukan pemogokan selama 1 bulan.
  • 1942: Produksi GM terhenti karena perhatian tertuju pada upaya Perang Dunia II.
  • 1960: GM untuk pertama kalinya meluncurkan mobil kecil.
  • 1972: GM mulai produksi di Korsel.
  • 1974: Sehubungan dengan krisis minyak dan mencuatnya isu lingkungan, GM menghadapi kompetisi yang berat dari produsen Jepang yang lebih efisien.
  • 1983: GM meluncurkan brang 'Saturn'
  • 1989: GM membeli produsen mobil Swedia, Saab.
  • 1990: GM memulai produksi mobil listrik pertamanya.
  • 1995: GM sepakat untuk menjalin kerjasama dengan perusahaan China, SAIC.
  • 1998: GM harus menutup produksinya di Amerika Utara sehubungan dengan adanya pemogokan.
  • 1999: GM membeli Hummer, sehubungan dengan booming mobil SUV.
  • Desember 2008: GM meminta Presiden AS George W Bush untuk memberikan dana talangan dan berhasil mendapatkan pinjaman awal senilai US$ 10 miliar.
  • Maret 2009: Presiden Barack Obama yang baru terpilih memberikan waktu selama 60 hari kepada GM untuk memberikan detail rencana restrukturisasi. Ia juga mengganti CEO GM.
  • Juni 2009: GM mendaftarkan perlindungan kebangkrutan sehingga memungkinan perusahaan itu untuk mereformasi kontrak tenaga kerja dan melakukan restrukturisasi tanpa gangguan hukum yang besar. GM keluar dari Bursa New York.
  • Juli 2009: GM berhasil keluar dari kebangkrutan dan pemerintah AS menjadi pemegang saham terbesar.
  • 2010: Hummer ditutup dalam rangka membentuk perusahaan yang lebih kecil dan memroduksi lebih banyak kendaraan yang efisien. GM juga menutup merek Saturn dan Pontiac serta menjual Saab.
  • 17 November 2010: GM menawarkan saham dan diprediksi bisa meraup US$ 23,1 miliar dari IPO sehingga bisa membantu perusahaan tersebut membayar utang ke pemerintah senilai US$ 50 miliar.
Β 

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads