Mengawali perdagangan, IHSG dibuka turun tipis ke level 3.673,551 dan kemudian sempat menguat ke level 3.682,366, naik 8 poin dari penutupan sebelumnya di level 3.674,027.
Sayangnya penguatan IHSG tidak bertahan lama. Koreksi saham-saham unggulan dipimpin pelemahan saham-saham sektor perkebunan membuat IHSG terjebak di zona negatif sepanjang perdagangan hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham BUMI melesat 8% yang kemudian memicu kenaikan saham-saham batubara lainnya seperti Bukit Asam (PTBA) dan Indo Tambang (ITMG).Saham BNBR juga menguat tajam sebesar 26,66%, diikuti dengan penguatan saham Bakrie Sumatera (UNSP) dan Bakrie Telecom (BTEL) karena kinerja yang kinclong serta Energi Mega (ENRG) yang tak ketinggalan ikutan menguat.
Bursa-bursa Asia bergerak menguat cukup tajam dipimpin penguatan Hang Seng dan Nikkei 225 yang cukup tinggi. Kendati demikian, IHSG hanya berhasil ditutup naik tipis setelah terjebak di zona merah sejak pagi tadi. Aksi beli jelang tutup mengangkat IHSG ke zona hijau.
Pada penutupan perdagangan Kamis (18/11/2010), IHSG naik 3,877 poin (0,10%) ke level 3.677,904. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 2,005 poin (0,29%) ke level 675,983.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 178.720 kali pada volume 14,943 miliar lembar saham senilai Rp 6,489 triliun. Sebanyak 117 saham naik, 102 saham turun dan 86 saham stagnan.
Transaksi investor asing mencatat pembelian bersih (foreign net buy) tipis sebesar Rp 69,388 miliar.
Bursa-bursa regional Asia didominasi penguatan:
- Indeks Shanghai naik 26,59 poin (0,94%) ke level 2.865,45.
- Indeks Hang Seng melesat 422,93 poin (1,82%) ke level 23.637,39.
- Indeks Nikkei 225 melejit 201,97 poin (2,06%) ke level 10.013,63.
- Indeks Straits Times turun tipis 1,12 poin (0,03%) ke level 3.210,74.
Sementara saham-saham yang turun cukup tinggi dan masuk dalam kategori top losers antara lain Petrosea (PTRO) turun Rp 7.600 ke Rp 33.900, Astra International (ASII) turun Rp 1.100 ke Rp 54.900, Astra Agro (AALI) turun Rp 1.050 ke Rp 23.950, United Tractors (UNTR) turun Rp 350 ke Rp 22.900. (dro/qom)











































