Aksi Beli Jelang Tutup Selamatkan IHSG dari Zona Merah

Aksi Beli Jelang Tutup Selamatkan IHSG dari Zona Merah

- detikFinance
Kamis, 18 Nov 2010 16:11 WIB
Aksi Beli Jelang Tutup Selamatkan IHSG dari Zona Merah
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 3 poin setelah terjebak di zona merah sepanjang perdagangan. Penguatan tajam saham-saham Bakrie dan aksi beli massal jelang tutup berhasil mengangkat IHSG ke zona hijau.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka turun tipis ke level 3.673,551 dan kemudian sempat menguat ke level 3.682,366, naik 8 poin dari penutupan sebelumnya di level 3.674,027.

Sayangnya penguatan IHSG tidak bertahan lama. Koreksi saham-saham unggulan dipimpin pelemahan saham-saham sektor perkebunan membuat IHSG terjebak di zona negatif sepanjang perdagangan hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagian besar indeks saham sektoral melemah kecuali indeks saham pertambangan, infrastruktur, konsumsi, dan perdagangan yang masih menguat.Penguatan saham Bumi Resources (BUMI) menyusul serangkaian aksi korporasi raksasa senilai Rp 27 triliun melalui konsolidasi Bakrie Brothers (BNBR), Berau Coal Energy (BRAU) dengan keluarga Rothschild mengangkat harga saham grup Bakrie.

Saham BUMI melesat 8% yang kemudian memicu kenaikan saham-saham batubara lainnya seperti Bukit Asam (PTBA) dan Indo Tambang (ITMG).Saham BNBR juga menguat tajam sebesar 26,66%, diikuti dengan penguatan saham Bakrie Sumatera (UNSP) dan Bakrie Telecom (BTEL) karena kinerja yang kinclong serta Energi Mega (ENRG) yang tak ketinggalan ikutan menguat.

Bursa-bursa Asia bergerak menguat cukup tajam dipimpin penguatan Hang Seng dan Nikkei 225 yang cukup tinggi. Kendati demikian, IHSG hanya berhasil ditutup naik tipis setelah terjebak di zona merah sejak pagi tadi. Aksi beli jelang tutup mengangkat IHSG ke zona hijau.

Pada penutupan perdagangan Kamis (18/11/2010), IHSG naik 3,877 poin (0,10%) ke level 3.677,904. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 2,005 poin (0,29%) ke level 675,983.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 178.720 kali pada volume 14,943 miliar lembar saham senilai Rp 6,489 triliun. Sebanyak 117 saham naik, 102 saham turun dan 86 saham stagnan.

Transaksi investor asing mencatat pembelian bersih (foreign net buy) tipis sebesar Rp 69,388 miliar.

Bursa-bursa regional Asia didominasi penguatan:
  • Indeks Shanghai naik 26,59 poin (0,94%) ke level 2.865,45.
  • Indeks Hang Seng melesat 422,93 poin (1,82%) ke level 23.637,39.
  • Indeks Nikkei 225 melejit 201,97 poin (2,06%) ke level 10.013,63.
  • Indeks Straits Times turun tipis 1,12 poin (0,03%) ke level 3.210,74.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambang (ITMG) naik Rp 1.500 ke Rp 51.050, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 500 ke Rp 20.750, Unilever (UNVR) naik Rp 300 ke Rp 17.000, Telkom (TLKM) naik Rp 250 ke Rp 8.400.

Sementara saham-saham yang turun cukup tinggi dan masuk dalam kategori top losers antara lain Petrosea (PTRO) turun Rp 7.600 ke Rp 33.900, Astra International (ASII) turun Rp 1.100 ke Rp 54.900, Astra Agro (AALI) turun Rp 1.050 ke Rp 23.950, United Tractors (UNTR) turun Rp 350 ke Rp 22.900. (dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads