Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 23 poin setelah terkena aksi jual yang dilakukan investor pada saham-saham perkebunan dan konsumer. Bursa regional yang tertekan akibat perang saudara antara Korea Utara dan Korea Selatan juga memberi sentimen negatif atas turunnya IHSG.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG sempat naik tipis 2,325 poin (0,06%) ke level 3.680,519. Namun penguatan ini tidak bertahan lama, hanya dalam waktu 5 menit sejak pembukaan, indeks langsung jatuh ke teritori negatif.
Pelemahan IHSG terus konsisten hingga akhir sesi I meski sebagian bursa regional mulai rebound. Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (24/11/2010), IHSG melemah 23,394 poin (0,64%) ke level 3.654.800. Indeks LQ 45 juga tuurn 5,881 poin (0,87%) ke level 667,263.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi IHSG tertinggi hari ini berada di level 3.684,154 atau tepat pada saat pembukaan bursa, setelah itu indeks terus menurun. Posisi terendahnya hari ini berada di level 3.619,881, sangat rendah dan hampir meninggalkan level 3.600.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 66.107 kali pada volume 3,793 miliar lembar saham senilai Rp 3,17 triliun. Sebanyak 57 saham naik, 143 saham turun dan 72 saham stagnan.
Bursa-bursa regional yang sempat amburadul di awal perdagangan, mulai membaik. Beberapa diantaranya bahkan sudah ada yang masuk ke teritori positif.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 7,41 poin (0,26%) ke level 2.835,70.
- Indeks Hang Seng naik 158,47 poin (0,69%) ke level 23.054,61.
- Indeks Nikkei 225 turun 72,89 poin (0,72%) ke level 10.042.30.
- Indeks Straits Times naik 15,60 poin (0,50%) ke level 3.141,90.
- Indeks KOSPI turun 4,68 poin (0,24%) ke level 1.924,26.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Schering Plough (SCPI) naik ke Rp 3.400 ke Rp 33.900, Indospring (INDS) naik Rp 2.300 ke Rp 14.400, Indomobil (IMAS) naik Rp 900 ke Rp 8.250, dan Indo Citra Finance (INCF) naik Rp 325 ke Rp 2.700.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.150 ke Rp 44.350, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 650 ke Rp 24.400, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 27.500, dan Lion Metal (LION) turun ke Rp 500 ke Rp 4.550.











































