Dari pantauan detikFinance, Selasa (30/11/2010), penawaran yang dibuka sejak pukul 09.30 WIB ini sudah dipadati ratusan investor ritel hingga pukul 11.00. Dan terlihat penawaran ini sepi joki saham.
Rencananya, BRM akan menawarkan 3,3 miliar lembar saham kepada publik. Namun belum diketahui berapa porsi yang akan didapatkan oleh investor ritel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Keuangan BRM Yuanita Rohali mengatakan minat awal pemesanan saham perdana BRM mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribe sampai 5 kali.
"BRM menetapkan penawaran saham sebesar Rp 635 per lembar dan menerbitkan waran sebanyak 2,2 miliar lembar dengan rasio 3:2, dengan harga pelaksanaan waran Rp 700 per waran," ujar Yuanita.
Dana yang dihimpun dari IPO ini ditargetkan mencapai Rp 2,1 triliun, dan Rp 1,54 triliun dari hasil penjualan waran perseroan. Dana tersebut akan digunakan untuk belanja modal perseroan serta anak-anak usahanya yang lain.
(dnl/qom)
