PT Martina Berto Tbk menawarkan 355 juta saham (33,17%) dalam penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO). Anak usaha Martha Tilaar Grup itu berharap bisa meraup dana Rp 270 Miliar.
Seperti dikutip dari prospektus ringkas perseroan yang dipublikasikan di Jakarta, Senin (6/12/2010), dana hasil penawaran umum tersebut akan digunakan pengelola produk kecantikan Martha Tilaar Grup itu untuk pembangunan pabrik, pembayaran utang dan modal kerja.
Sebanyak 50% dari target dana IPO atau setara dengan Rp 135 miliar akan digunakan untuk membangun pabrikbaru di Cikarang serta pembelian mesin-mesin dan peralatan produksi baru. Sementara 20% atau kurang lebih sebanyak Rp 54 miliar akan digunakan untuk melunasi utang kepada Bank CIMB Niaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan target dana sebanyak itu, maka harga saham yang harus dipatok perseroan minimal sebanyak Rp 760 per lembar saham. Perseroan sudah menunjuk PT Trimegah Securities sebagai penjamin emisi (underwriter) dalam aksi korporasi tersebut.
Masa penawaran awal untuk saham perdana tersebut dilakukan pada 8-20 Desember 2010, sementara masa penawaran akan dilakukan pada 3-7 Januari 2011.Β Dilanjutkan dengan masa penjatahan pada 10 Januari dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia pada 13 Januari 2011.
(ang/qom)











































