Mengawali perdagangan, IHSG langsung menguat setelah libur memperingati tahun baru Islam. Penguatan IHSG terutama ditopang oleh kenaikan saham-saham komoditas.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 13,909 poin (0,37%) ke level 3.736,256. Sementara Indeks LQ 45 naik 3,646 poin (0,54%) ke level 680,007. Selanjutnya membuka perdagangan, Rabu (8/12/2010), IHSG menguat 21,919 poin (0,59%) ke level 3.744,266. Indeks LQ 45 naik 5,164 poin (0,76%) ke level 681,525.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan sesi I perdagangan Rabu (8/12/2010), IHSG ditutup menguat 32,558 poin (0,87%) ke level 3.754,905. Indeks LQ 45 juga menguat 5,516 poin (0,82%) ke level 681,877.
Bursa-bursa regional cukup bervariasi:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 13,81 poin (0,48%) ke level 2.862,05.
- Indeks Hang Seng melemah 206,08 poin (0,88%) ke level 23.222,07.
- Indeks Nikkei-225 menguat 88,70 poin (0,87%) ke level 10.229,80.
- Indeks Straits Times menguat tipis 5,21 poin (0,16%) ke level 3.197,09.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan transaksi di seluruh pasar mencapai 61.019 kali pada volume 2.556 juta lembar saham senilai Rp 4,495 triliun. Sebanyak 102 saham naik, 85 saham turun dan 76 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat harganya di top gainer antara lain Bumi Resources (BUMI) naik Rp 50 menjadi Rp 3.125, Adaro Energy (ADRO) naik Rp 100 menjadi Rp 2.575, BCA (BBCA) naik Rp 100 menjadi Rp 6.650, Harum Energy (HRUM) naik Rp 300 menjadi Rp 7,650.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain BNI (BBNI) turun Rp 200 menjadi Rp 4.100, Indofood CBP (ICBP) turun Rp 100 menjadi Rp 4775, Delta Dunia Makmur (DOID) turun Rp 30 menjadi Rp 1.370.
(qom/qom)











































