Menutup perdagangan Rabu (8/12/2010), IHSG ditutup menguat hingga 47,646 poin (1,28%) ke level 3.769,993. Indeks LQ 45 juga menguat 6,319 poin (0,93%) ke level 682,680. Ini adalah rekor tertinggi baru setelah rekor tertinggi sebelumnya di level 3.756,9 yang dicapai pada perdagangan 10 November 2010.
Setelah menembus rekor tertingginya, IHSG diprediksi akan kembali mengukir rekor baru. Kehadiran emiten baru, PT Bumi Resources Minerals Tbk diharapkan mampu memberikan dorongan, apalagi bursa-bursa utama dunia juga sedang menguat. IHSG pada perdagangan Kamis (9/12/2010) diprediksi akan bergerak menguat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tadi malam bursa Wall Street ditutup menguat berkat kenaikan saham-saham sektor finansial dan teknologi. Kedua sektor itu berhasil menutupi kelemahan yang diakibatkan melonjaknya imbal hasil surat utang.
Pada perdagangan Rabu (8/12/2010), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup menguat 13,32 poin (0,12%) ke level 11.372,48. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 4,53 poin (0,37%) ke level 1.228,28 dan Nasdaq menguat 10,67 poin (0,41%) ke level 2.609,16.
Bursa Jepang juga mengawali perdagangan Kamis ini dengan kenaikan tipis. Indeks Nikkei-225 mengawali perdagangan Kamis dengan kenaikan 45,54 poin (0,45%) ke level 10.277,87.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Finan Corpindo Nusa:
IHSG berhasil menguat mencapai rekor tertinggi baru didorong oleh penguatan saham ASII serta saham berbasis sektor komoditas. Untuk Kamis, IHSG diperkirakan bergerak dengan support 3.735 dan resistance 3.790. IHSG masih berpeluang menguat namun waspadai aksi profit taking mengingat IHSG telah menguat tajam beberapa hari terakhir. PT Bumi Resources Minerals Tbk dijadwalkan untuk listing hari ini dan diperkirakan akan menjadi fokus perhatian investor terutama ditengah momentum kenaikan harga komoditas tambang.
Β
eTrading Securities:
Pada perdagangan hari Rabu IHSG ditutup menguat 47 point (+1.28%) di kisaran level 3769, tercatat asing melakukan net buy sebesar 204 milliar, dari RSI dan Stochastic terlihat IHSG masih uptrend dan ada kemungkinan untuk mencapai new high jika berhasil menembus 3777 dan titik 3777 dapat menjadi titik resistance 1 dari IHSG dan titik resistance 2 ada di kisaran 3800 sehingga pada hari ini IHSG akan bergerak di kisaran 3700-3800 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain HRUM, ADRO, INTP dan JSMR.
Erdikha Sekuritas:
IHSG ditutup menguat 47.65 point menjadi 3769.99 (1.28%). Penguatan Indeks ini ditopang oleh penguatan saham-saham unggulan sektor pertambangan dan ragam industri. Secara teknikal indeks masih mengindikasikan kenaikan, namun perlu diwaspadai aksi profit taking beberapa saham yang telah mengalami kenaikan cukup tinggi. Indeks bergerak pada kisaran 3700-3790. Saham rekomendasi : ADRO,PGAS,dan SMGR.
Kresna Sekuritas:
IHSG kembali menguji level tertingginya seiring kembalinya aliran modal asing di tengah minimnya katalis global. IHSG diperkirakan akan mencoba menguji rekor baru dengan bergerak di kisaran 3705-3800 dengan ADRO dan INTP sebagai saham pilihan.
Woori Korindo Securities Indonesia:
IHSG kembali berhasil ditutup dalam kondisi positif dan penguatan IHSG sudah memasuki hari kelima dimana IHSG kali ini berhasil mencetak rekor penutupan tertinggi di level 3.769,99. Kondisi ini membuat indikator MACD pada akhirnya berhasil membuat pola golden cross dan membuat IHSG semakin mendekati titik Fibonacci Retracement 150% pada perhitungan kami di level 3.782. Menurut perhitungan kami jika IHSG berhasil menembus titik Fibonacci Retracement 150% ini, IHSG berpeluang untuk mencapai titik Fibonacci Retracement selanjutnya di titik 161,8% yaitu 4.007 dalam jangka menengah. IHSG pada perdagangan hari ini kami perkirakan akan berpeluang bergerak pada kisaran level 3.738-3.782 dengan saham pilihan ADRO, SMGR dan BUMI.
Β
Asjaya Indosurya Securities:
Pada perdagangan Kamis (9/12), diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.706-3.738 dan resistance 3.787-3.800. Meski dibayangi terjadinya pembalikan arah, IHSG hampor membentul candle marubozu positif yang mengindikasikan kekuatan daya beli masih besar sehingga bisa melanjutkan penguatannya.
MACD akhirnya terbentuk Golden Cross. RSI, William's R dan Stochastic masih bergerak untuk menembus area overbought, Meski secara technical belum mengkonfirmasi adanya penurunan, namun secara historis dimana bila IHSG mengalami kekuatan signifikan akan dibayangi koreksi. Oleh karena itu investor harus mewaspadai koreksi ini.
(qom/qom)











































