Demikian disampaikan Direktur VOKS, Heru Gondokusumo dalam paparan publik di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Senin (20/12/2010).
Raihan pendapatan tahun depan didapat dari penjualan kabel listrik sebanyak Rp1,9 triliun. Sisanya merupakan hasil penjualan aksesoris, Rp100 miliar. "Penjualan kami tahun depan akan meningkat didorong oleh adanya proyek dari PLN dan peningkatan ekspor kabel ke luar negeri," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laba bersih tahun depan juga diharapkan mencapai Rp 60 miliar. Laba ini naik hampir 5 kali lipat dari ekspektasi tahun 2010, Rp 10,38 miliar. Seperti diketahui, penjualan perseroan sejak 2009 terus menurun. Tercatat penjualan pada periode tersebut, Rp 1,72 triliun. Padahal tahun 2008 penjualan perseroan mencapai Rp 2,26 triliun.
Turunya kinerja perseroan diakibatkan oleh krisis ekonomi tahun 2008-2009. Hal ini langsung menghentikan pemesanan dari pelanggan utama perseroan asal. Tahun depan perseroan juga siap menjual kabel baik melalui distributor ataupun ritel.
"Selama ini, penjualan kabel kami khusus untuk kebutuhan proyek dan tidak dijual bebas. Tahun depan kami targetkan porsi penjualan ritel akan memberi kontribusi 3% atau sebesar Rp 60 miliar," tuturnya.
(wep/ang)











































