Listing Tutup Akhir Tahun, Saham Multifiling Sentuh Auto Rejection

Listing Tutup Akhir Tahun, Saham Multifiling Sentuh Auto Rejection

- detikFinance
Rabu, 29 Des 2010 11:08 WIB
Jakarta - Saham PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI) yang baru saja dicatatkan di lantai bursa, dalam tempo kurang dari 30 menit langsung
melesat 70% atau langsung menyentuh batas atas auto rejection di level Rp 340 per lembar.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti dikutip detikFinance, Rabu (29/12/2010), saham MFMI dibuka menguat Rp 70 atau 35% ke
level Rp 270 per lembar.

Saham MFMI langsung diburu investor jelang penutupan perdagangan tahun 2010.Β  Saham anak usaha PT Multipolar Tbk (MLPL) ini langsung melesat ke
level Rp 300-340 dalam tempo kurang dari 30 menit. Ini berarti sudah menyentu batas atas auto reject (AO) untuk perdagangan perdana saham dengan
harga Rp 0 - Rp 500.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai catatan, batas atas maupun bawah untuk harga saham antara Rp 0 per saham hingga Rp 500 ditetapkan sebesar 35%.Β  Khusus untuk perdagangan
perdana (listing), batas AR dilipatgandakan sebesar 2 kali, sehingga 70%.

"Kita agak surprise juga. Ini menunjukkan minat yang besar dari investor. Pada penawaran saham juga kita sudah oversubscribe," kata Direktur MFMI
Chrys R.N. Sinulingga di gedung BEI, SCBD Jakarta, Rabu (29/12/2010).

Multifiling melepas 257.580.000 saham biasa kepada publik, atau 34% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh. Nilai nominal saham Rp 100
per lembar.

Dana yang dihimpun dari penawaran umum ini mencapai Rp 51,516 miliar .Jumlah saham yang dipesan mencapai 866.124.000 lembar, dengan pemesan mencapai
1.391 pihak.

Usai IPO, struktur pemegang saham perseroan, sebanyak 500 miliar pemilik saham pendiri, dan sisanya 257,58 miliar milik publik. Multifiling merupakan
tamu ke-23 atau tamu terakhir Bursa Efek Indonesia (BEI) di tahun 2010. Dengan total 23 emiten, berarti jumlah tersebut meleset dari target manajeman BEI di awal tahun, yang sebanyak 25 emiten.

(wep/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads