Demikian disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Eddy Sugito, usai pencatatan saham perdana PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI), di Jakarta, Rabu (29/12/2010).
"Maksimal 30%, sekitar kuartal I. PT Sidomulyo Selaras ini merupakan perusahaan jasa transportasi bahan kimia, berbahaya dan beracun," ungkap Eddy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain perseroan, dokumen IPO yang tengah diproses BEI adalah PT Mitra Bahtera Segara Sejati (MBSS). MBSS siap mencatatkan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) di Maret 2011. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi dan logistik batu bara akan melepas sebanyak-banyaknya 15% saham ke publik.
"Total masih ada 9-10 yang IPO. Termasuk yang tengah diproses di Bapepam-LK (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan)," ucap Eddy.
(wep/qom)











































