Saham Komoditas Seret Wall Street

Saham Komoditas Seret Wall Street

- detikFinance
Rabu, 05 Jan 2011 07:28 WIB
Saham Komoditas Seret Wall Street
New York - Indeks saham di bursa Wall Street berakhir dengan flat dalam volume perdagangan yang cukup besar. Saham-saham unggulan yang sebelumnya berjaya akhirnya mengalami koreksi harga.

Termasuk saham-saham komoditas yang mengalami koreksi menyusul turunnya harga tembaga, minyak dan komoditas lain setelah sempat menembus titik tertingginya dalam beberapa tahun terakhir.

Pada perdagangan Selasa (4/1/2011), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat tipis 20,43 poin (0,18%) ke level 11.691,18. Indeks Standard & Poo's 500 melemah 1,67 poin (0,13%) ke level 1.270,20 dan Nasdaq melemah 10,27 poin (0,38%) ke level 2.681,25.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks S&P material, GSPM turun 0,5% dan indeks energi GSPE turun 0,6%. Saham material dan energi sebelumnya tercatat sebagai sektor dengan kinerja paling baik selama 2010.

"Indeks S&P cukup ringan karena fakta bahwa sepertinya ada sedikit ketertarikan baru di pasar. Saya kira ini cukup halus, namun saya tidak berpikir ini hadir. Seberapa lama akan ada, tentunya akan menjadi jutaan dolar pertanyaan," ujar Nick Kalivas, analis senior dari MF Global seperti dikutip dari Reuters, Rabu (5/1/2011).

Saham perusahaan gorisir Supervalu Inc turun hingga 6% dan menjadi penurun terbesar di S&P 500 setelah Morgan Stanley mengatakan kepada investor untuk memangkas jumlah saham tersebut dengan alasan naiknya biaya makanan akan memangkas marjin.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 8,38 miliar lembar saham, sedikit di bawah rata-rata tahun lalu yang sebesar 8,47 miliar lembar saham.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads