Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas 145 poin dan terpaksa kembali bergerak di level 3.400. Banyak sekali sentimen negatif yang melanda lantai bursa pada perdagangan hari ini, salah satunya kekhawatiran akan tingginya tingkat inflasi bulan ini.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG langsung memerah, turun 22,311 poin (0,62%) ke level 3.605,142. Namun pelemahan IHSG seakan semakin tak terbendung, bahkan indeks jatuh sangat dalam dan kembali ke level 3.500.
Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (10/1/2011), IHSG anjlok 145,935 poin (4,02%) ke level 3.485,518. Sementara Indeks LQ 45 ambruk 29,825 poin (4,65%) ke level 612,710.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pemberlakuan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) secara penuh oleh pemerintah mulai terasa imbasnya di lantai bursa. Dengan adanya pemberlakuan ini, TDL industri akan mengalami kenaikan tagihan listrik sampai dengan kurang lebih 20-30%.
Sentimen-sentimen negatif ini membuat saham-saham di semua sektor ditinggalkan oleh para penanam modal. Transaksi di bursa meningkat tajam, hanya dalam satu jam tercatat nilai transaksi sudah lebih dari Rp 1 triliun.
Seluruh sektor industri di bursa mengalami koreksi. Pelemahan paling tajam diderita oleh sektor finansial yang anjlok lebih dari 5%.
Saking tajamnya koreksi, IHSG sempat menyentuh level terendah di 3.478,431. Indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau, posisi tertingginya hanya pada perdagangan preopening di level 3.631,267.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 71.998 kali pada volume 5,1 miliar lembar saham senilai Rp 4,111 triliun. Sebanyak 16 saham naik, 241 saham turun dan 26 saham stagnan.
Investor asing pun ikut-ikutan hengkang, sampai siang ini transaksi investor asing sudah tercatat melakukan penjualan bersih (foreign nett sell) sebesar Rp 1,05 triliun.
Bursa-bursa di Asia juga mulai tertekan. Mayoritas bergerak di zona merah dengan pelemahan tipis.
Berikut kondisi bursa-bursa regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 11,66 poin (0,41%) ke level 2.827,14.
- Indeks Hang Seng turun tipis 27,95 poin (0,12%) ke level 23.658,68.
- Indeks Straits Times melemah tipis 3,52 poin (0,11%) ke level 3.257,83.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 50 ke Rp 1.340, Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 50 ke Rp 25.250, Bank Kesawan (BKSW) naik Rp 40 ke Rp 540, dan Mahaka Media (ABBA) naik Rp 35 ke Rp 320.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam katagori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 2.750 ke Rp 46.250, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.450 ke Rp 36.600, United Tractor (UNTR) turun Rp 1.750 ke Rp 22.850, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.500 ke Rp 52.000.











































