Kelebihan Permintaan, Saham Publik Martina Berto Tidak Ditambah

Kelebihan Permintaan, Saham Publik Martina Berto Tidak Ditambah

- detikFinance
Selasa, 11 Jan 2011 08:24 WIB
Kelebihan Permintaan, Saham Publik Martina Berto Tidak Ditambah
Jakarta - Jumlah pemesanan atas porsi alokasi penjatahan terpusat (pooling) saham perdana PT Martina Berto Tbk, selama periode offering mengalami kelebihan permintaan (oversubsribed) 52 kali.

Demikian disampaikan Direktur Utama PT Martina Berto Tbk,  Bryan Tilaar dalam perbincangan dengan detikFinance di Jakarta, Senin (10/1/2011) malam.

"Dapat kami informasikan, bahwa untuk pooling saham Martina Berto yang baru kami tawarkan dari 3-7 Januari 2011 mengalami oversuscribed 52 kali," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada periode bookbuilding sebelumnya tercatat, terjadi kelebihan permintaan 11 kali dari penawaran saham perdana sebanyak 355 juta lembar atau setara dengan 33,17% dari total saham perseroan. Dengan harga IPO MBTO seharga Rp 740, maka jumlah dana yang didapat perseroan mencapai Rp 262,7 miliar.

Permintaan dari investor mencapai Rp 3,4 triliun selama periode penawaran awal perdana saham (bookbuilding). Sebanyak Rp 1 triliun didapat dari publik, sisanya Rp 2,4 triliun merupakan penawaran dari sindikasi.

Direktur Investment Banking Trimegah, Abraham Arief, menyampaikan meski terjadi kelebihan permintaan namun Martina Berto tidak melakukan penambahan porsi saham (up size) yang ditawarkan. Trimegah selaku penjamin emisi, tidak memberikan keistimewaan tertentu bagi investor yang ingin memiliki saham Martina Berto.

Rencananya listing anak usaha Marta Tilaar grup ini rencananya  akan terselenggara pada 13 Januari 2011. Dana hasil penawaran umum tersebut akan digunakan pengelola produk kecantikan Martha Tilaar Grup diantaranya pembangunan pabrik, pembayaran utang dan modal kerja.

Martina Berto merupakan pemain urutan kedua dalam kategori colour cosmetics dengan market share 13,6%. Sementara perseroan urutan keempat di skin care product dengan market share 5,7%. Dengan pelaksanaan IPO tersebut, perseroan akan memperbaiki posisi perusahaan bisa menjadi rangking satu untuk kategori colour cosmetic dan rangking tiga untuk kategori skin care.

(wep/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads