Perbesar Nasabah Ritel, Ciptadana Gandeng Dua Bank

Perbesar Nasabah Ritel, Ciptadana Gandeng Dua Bank

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Kamis, 10 Feb 2011 15:06 WIB
Jakarta - Demi memperbesar nasabah ritel, PT Ciptadana Asset Management (CAM) tengah menjajaki kerja sama dengan dua bank sebagai mitra atau agen penjual produk reksa dana miliknya.

"Ada dua bank yang sedang kita jajaki untuk menjadi mitra," ungkap Presiden Direktur CAM, John Budiharsana di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (10/2/2011).

Menurutnya, selama ini perseroan berusaha menjual produk pengelolaan investasi secara mandiri, diantaranya berupa reksa dana saham (Rencana Cerdas dan Cipta Syariah Equity) juga, reksa dana campuran (Cipta Balance, Cipta Syariah Balance dan Cipta Dinamika). Manajemen menilai, kerja sama dengan perbankan penting untuk menggenjot penyerapan produk,

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manajer Investasi (MI) lokal saat ini masih sulit untuk bekerja sama dengan perbankan sebagai sub channel penjualan reksa dana. Terlebih, Bank Indonesia (BI) telah mengingatkan perbankan untuk mengurangi penjualan produk non bank.

Namun, bagi MI asing justru terjadi berkebalikan. Ia menilai, MI asing dengan dana kelolaan besar justru menjadi primadona perbankan.

"Haruskan kan mereka ada proses due dilligence, dan memperhitungkan kemampuan (MI). Ini malah, bank mengatakan kamu (MI) boleh bekerja sama lagi dengan kita kalau AUM-nya sudah Rp 1 triliun," paparnya.

Terlepas dari pada itu, kerja sama dengan perbankan juga menjadi anomali bagi industri. Di satu sisi, ia dengan mudah menggalang dana investasi. Namun saat pasar mulai goyang, cepat pula melakukan redemption (penurunan unit penyertaan).

"Mereka (nasabah) sering ditawarkan oleh Account Officer bank, untuk masuk di reksa dana. Mereka sudah kenal, dan dengan tabungan Rp 100 juta, Rp 1 miliar. Tapi bisa juga, AO-nya panik dan suruh tarik (redemption)," tuturnya.

"Untuk itu kita juga mengejar nasabah yang tahu betul investasi, hingga tidak terjadi kepanikan. Memang butuh lebih banyak edukasi, betapa pentingnya investasi," tegas John.

CAM Akan Investasi di Properti

Perseroan juga siap meluncurkan minimal 3 produk reksa dana baru di semester I-2011. Salah satunya berjenis Reksa Dana Perdapatan Tetap (RDPT) dan akan diinvestasikan pada sektor properti.

John mengatakan, dua produk baru RDPT ditargetkan dapat menyerap dana minimal Rp 100 miliar. Alasan perseroan memilih aset properti dikarenakan dapat termonitor risikonya.

"Ini yang ditawarkan. Kalau properti kan asetnya jelas. Makanya dijadikan underlying. Dan tidak menguap kalau terjadi apa-apa," ujarnya.
Β 
Satu produk reksa dana baru lain, berjenis terproteksi. Jenis investasi yang pilih untuk Surat Utang Negara (SUN). Target minimal reksa dana terproteksi tersebut adalah Rp 75 miliar dengan imbal hasil diperkirakan lebih dari 7%.

"Akan lebih dari 7%. Itu cukup, kan investasi tergantung nasabahnya cukup atau tidak," imbuhnya.

Saat ini total dana kelolaan perseroan mencapai Rp 1,04 triliun. Dimana porsi reksa dana sebesar Rp 298 miliar. Dengan penambahan 3 produk baru diharapkan AUM reksa dana bisa naik 2 kali lipat.

"Makanya kita cari quality investor, yang muda, profesional. Atau kita kerja sama dengan perusahaan, agar karyawannya bisa ikutan. Saat ini kita baru masuk ke Lippo, kan satu grup," pungkasnya.

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads